Cara Membuat Daftar Riwayat Hidup

Saat kamu melamar pekerjaan pastinya kamu ingin membuat surat lamaran kerja semenarik mungkin agar HRD memanggil kamu ke tahap selanjutnya sampai akhirnya kamu menjadi karyawan di perusahaan tersebut.

Daftar Riwayat Hidup 1

Nah, jadi gimana sih cara membuat form aplikasi lamaran kerja yang menarik? Kamu bisa intip cara membuat Surat Lamaran Kerja dan Contoh Surat Lamaran Kerja terlebih dahulu genks.

Setelah ini, kita akan membahas mengenai Daftar Riwayat Hidup dan contoh Daftar Riwayat Hidup yang dijamin akan membuat HRD langsung tertarik dengan form aplikasi lamaran kerja kamu.

Daftar riwayat hidup adalah dokumen yang biasanya digunakan dalam proses rekrutmen yang berisi data diri, latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, kualifikasi, sampai prestasi kamu.

Tentunya, saat membuat daftar riwayat hidup, kamu harus bisa menyampaikan informasi yang dibutuhkan penerima kerja (HRD) dalam format yang jelas dan mudah dibaca agar HRD bisa menyimpulkan dengan cepat keunikan kamu yang memenuhi syarat berdasarkan pengalaman dan keterampilan kamu.

Untuk membuat daftar riwayat hidup yang akan menarik perhatian HRD, kamu perlu mengikuti beberapa langkah sederhana dan pastinya praktik langsung! Hal utama yang perlu kamu ingat saat membuat daftar riwayat hidup adalah buatlah yang sesuai diri kamu dengan format yang mudah dibaca.

Buatlah daftar riwayat hidup kamu dengan benar agar kamu mendapatkan balasan dari setiap perusahaan yang telah kamu lamar. Tapi, jika kamu membuat daftar riwayat hidup yang tidak bagus, kamu akan berakhir dengan menunggu balasan dari perusahaan selama beberapa minggu sampai beberapa bulan lho.

Jadi, gimana yaa cara membuat daftar riwayat hidup yang akan membuat HRD memanggil kamu untuk sesi wawancara? Yukkk, mari kita simak cara terbaik membuat daftar riwayat hidup secara detail dengan membahasnya per tiap bagiannya.

Cara Membuat Daftar Riwayat Hidup yang Profesional

Sebelum kamu memutuskan untuk membuat daftar riwayat hidup, kamu perlu memutuskan terlebih dahulu bagaimana kamu akan membuatnya.

Banyak beredar macam-macam daftar riwayat hidup, mulai dari yang sederhana dan banyak orang yang menggunakannya sampai yang unik, kreatif, beraneka warna dan rupa. Semua tergantung pilihan kamu ingin yang seperti apa.

Daftar Riwayat Hidup qq

Di Microsoft Office sendiri pun, sudah terlampir 3 format daftar riwayat hidup yang bisa kamu gunakan secara mudah dan cepat. Kamu hanya mengisi kolom sesuai dengan diri kamu dan BOOM! Jadilah daftar riwayat hidup kamu.

Bahkan, banyak juga website-website yang telah menyediakan beragam template daftar riwayat hidup yang bisa kamu ubah sesuka hati kamu. Tapi, sebelum kamu memutuskan memilih jalan yang singkat, ada baiknya kamu tetap mengetahui bagaimana cara membuat daftar riwayat hidup yang benar.

Kamu bisa mengikuti beberapa tahap berikut untuk membuat daftar riwayat hidup yang profesional agar form aplikasi lamaran kerja kamu cepat diproses oleh HRD yaa genks.

1. Mulailah dengan Memilih Format dan Layout Daftar Riwayat Hidup yang Benar

Format

Sebuah format daftar riwayat hidup adalah gaya bagaimana kamu menyampaikan informasi mengenai diri kamu serta urutannya.

Ada tiga jenis format daftar riwayat hidup yang bisa kamu pilih sesuai dengan jenis pekerjaan yang kamu lamar dan tingkat pengalaman kamu, di antaranya adalah :

Kronologis terbalik : format daftar riwayat hidup yang satu ini paling ideal dan banyak digunakan oleh orang yang memiliki banyak pengalaman kerja dan sesuai dengan posisi pekerjaan yang mereka minati.

contoh daftar riwayat hidup kronologi
contoh daftar riwayat hidup kronologi

Berdasarkan fungsional atau keterampilan : format daftar riwayat hidup yang ini cocok untuk orang yang baru lulus alias fresh graduate nih, bisa juga sih digunakan untuk kamu yang masih minim pengalaman di posisi yang kamu lamar atau kamu yang ingin ubah haluan karier kamu dari yang sebelumnya.

contoh daftar riwayat hidup fungsional
contoh daftar riwayat hidup fungsional

Kombinasi : format daftar riwayat hidup yang ini cocok untuk kamu yang memiliki banyak keahlian lalu ingin melamar di posisi yang membutuhkan beberapa keahlian.

contoh daftar riwayat hidup kombinasi
contoh daftar riwayat hidup kombinasi

Lebih dari 90% orang menggunakan format kronologis terbalik karena format yang paling umum dan HRD pun lebih terbiasa dengan format tersebut. Jadi, kita akan lebih banyak membahas mengenai format daftar riwayat hidup jenis kronologis terbalik.

Layout

Bagi sebagian orang menganggap bahwa layout hanya hal sepele yang perlu diabaikan. Nyatanya, layout ini perlu kamu perhatikan juga saat membuat daftar riwayat hidup.

Apakah daftar riwayat hidup yang kamu buat sudah teratur kah atau masih berantakan? Apakah isinya terlalu pendek atau terlalu panjang kah? Apakah membosankan dan mudah diabaikan atau bisa membuat orang lain ingin membacanya?

Berikut yang perlu kamu perhatian mengenai layout pada daftar riwayat hidup :
  • Panjang hanya 1 halaman. Kamu tetap bisa membuat daftar riwayat hidup sebanyak dua halaman jika kamu yakin itu akan menambah nilai kamu secara signifikan. Karena biasanya HRD perusahaan menerima ribuan riwayat hidup pelamar dan mereka tidak akan menghabiskan banyak waktu hanya untuk membaca kisah kamu.
  • Cukup ruang kosong. Terutama di bagian margin.
  • Margin. Pastikan margin di Daftar Riwayat Hidup kamu antara 1 sampai 1.5 inchi.
  • Hapus sub judul. Buat judul dan gunakan untuk semua bagian.
  • Font yang mudah dibaca. Lebih baik menggunakan font yang menonjol tapi tidak berlebihan, seperti Arial, Calibri, Helvetica, atau Times New Roman. Jangan gunakan font Comic Sans.
  • Ukuran font. Untuk teks normal gunakan ukuran font 11 sampai 12.
  • Nama dan bagian judul. Perlu di Bold dan menggunakan font dengan ukuran 14 sampai 16.
  • Gunakan Bullets Point. Saat membuat daftar informasi yang berbeda seperti pendidikan dan pengalaman kerja, kamu perlu menggunakan bullets point.
  • Simpan daftar riwayat hidup kamu dalam format PDF. Microsoft Word memang pilihan yang populer, tapi jika komputer kamu dan komputer HRD memiliki versi Microsoft Office yang berbeda, bisa saja daftar riwayat hidup kamu akan berantakan.

Kalau kamu sedang mengejar posisi kerja di bidang hukum, perbankan, keuangan, dll, gunakan format daftar riwayat hidup yang tradisional. Namun, jika kamu melamar pekerjaan di bidang teknologi, dimana inovasi dan imajinasi lebih bernilai, maka kamu harus membuat daftar riwayat hidup yang lebih kreatif.

2. Masukkan Detail Pribadi dan Kontak Informasi

Daftar riwayat hidup kamu harus diawali dengan nama dan informasi kontak kamu seperti nomor telepon, email, dan alamat. Bagian ini merupakan bagian terpenting yang apabila kamu salah mengetik nomor telepon atau email kamu, maka kesempatan kamu untuk dipanggil ke tahap selanjutnya akan hilang begitu saja.

Nama kamu harus sangat terlihat di bagian paling atas daftar riwayat hidup kamu yang di Bold dan dengan ukuran font yang lebih besar dari teks normalnya. Kamu juga bisa menyertakan portfolio kamu jika kamu melamar pekerjaan, misalnya di bidang kreatif.

Pastikan kamu telah mengecek ulang, kalau perlu lakukan 3 kali pengecekan di bagian kontak informasi dan pastikan semuanya sudah benar.

Kontak Informasi yang Perlu Ada di Daftar Riwayat Hidup Kamu

Wajib :

  • Nama Lengkap
  • Nomor Telepon
  • Alamat e-mail
  • Lokasi tempat tinggal

Opsional :

  • Gelar -> gelar profesional kamu, bisa posisi kamu saat ini atau posisi pekerjaan yang kamu inginkan. Misalnya Senior Front End Developer atau Middle Back End Developer.
  • URL LinkedIn -> jika kamu sering memperbarui profil LinkedIn, kamu akan mendapatkan nilai tambah.
  • Media Sosial -> apakah kamu memiliki portfolio online? Misalnya GitHub untuk developer, Behance untuk desainer, atau Dribble untuk penulis.
  • Website atau Blog -> jika website atau blog memposisikan kamu sebagai ahli di bidangnya, maka kamu harus menyertakannya juga yaa.

Dilarang :

  • Tanggal lahir (kecuali wajib dalam iklan lowongan kerja) -> HRD tidak perlu tahu berapa umur kamu karena bukan hal yang terpenting saat mereka mengambil keputusan. Yang ada hanya akan menyebabkan diskriminasi berdasarkan umur.
  • Alamat email yang tidak profesional -> gunakan alamat email yang sesuai nama kamu misalnya [email protected] , jangan gunakan alamat email seperti [email protected]

Gimana? Sudah paham kan? Biar makin paham, aku akan memberikan contoh yang tepat berikut ini :

Capture 2

3. Tambahkan Rangkuman dari Daftar Riwayat Hidup atau Pernyataan Objektif

Sudah menjadi rahasia umum bahwa kesan pertama sangat penting, baik untuk kehidupan pribadi kamu maupun perjalanan karier kamu.

Jika kamu memberikan kesan pertama yang buruk, hal itu akan sulit dilupakan dan akan terus membekas, sehingga kamu akan kesulitan mengubah opini orang lain tentang kamu. Begitupun, sebaliknya, jika kamu memberikan kesan pertama yang baik, tentunya orang lain akan mengingatnya.

Hal yang sama berlaku juga di dunia kerja, karena biasanya HRD menghabiskan sekitar 10 detik untuk memilah dan memilih setiap aplikasi lamaran kerja. Tentunya, hal itu juga berlaku untuk daftar riwayat hidup yang telah kamu buat dengan sungguh-sungguh dan hati-hati jika kamu tidak bisa memberikan kesan pertama yang baik.

Nah, jadi gimana cara agar lamaran kerja kamu diperhatikan seksama oleh HRD? Kamu harus membuat ringkasan dari daftar riwayat hidup kamu di bagian atas setelah di bagian informasi kontak.

Setelah daritadi kita membahas rangkuman daftar riwayat hidup dan pernyataan objektif, pasti banyak di antara kalian yang masih bingung kan apa sih rangkuman daftar riwayat hidup dan pernyataan objektif? Tenang genks, kita akan kupas tuntas.. Cuss lah..

Apa Sih Rangkuman Daftar Riwayat Hidup dan Kapan Menggunakannya ?

Rangkuman daftar riwayat hidup adalah rangkuman yang terdiri dari 2 sampai 3 kalimat mengenai karier kamu. Tujuan dari ringkasan daftar riwayat hidup yang kamu buat adalah untuk menggambarkan keterampilan dan pengalaman kerja kamu yang relevan.

Intinya, kamu harus menggunakan rangkuman daftar riwayat hidup, kecuali bagi kamu yang baru lulus atau fresh graduate maupun kamu yang memilih pindah haluan kariernya.

Jadi, apa saja yang perlu disebutkan di dalam rangkuman daftar riwayat hidup ?
  • Pekerjaan dan berapa lama kamu bekerja -> contoh, Psikolog Anak dengan 3 tahun pengalaman di RSJ.
  • 1 atau 2 pencapaian terbaik atau tanggung jawab besar -> contoh, Khusus dalam kecanduan gadget atau game, gangguan konsentrasi dan atensi, dan self-control.
  • Tujuan yang diinginkan (semangat bekerja) -> contoh, mencari peluang baru sebagai psikolog anak di bidang pendidikan untuk Sekolah Insan Cendekia Madani.

Dan, inilah gambaran dari rangkuman daftar riwayat hidup :

Capture 3

Apa sih Penyataan Objektif Daftar Riwayat Hidup dan Kapan Menggunakannya ?

Sama seperti rangkuman daftar riwayat hidup, pernyataan objektif harus terdiri dari 2 sampai 3 kalimat yang mengkomunikasikan motivasi kamu untuk memasuki dunia baru.

Pernyataan objektif berfungsi untuk menjelaskan secara cepat mengenai tujuan karier kamu dan pilihan terbaik bagi kamu yang masih minim pengalaman kerja atau ingin pindah haluan pada kariernya.

Kiat Membuat Pernyataan Objektif Daftar Riwayat Hidup
  1. Keterampilan/ Pendidikan/ Sertifikasi yang Relevan/ sesuai dengan posisi yang kamu lamar.
  2. Ingin melamar …… (tahun/ bulan pengalaman terkait dengan deskripsi pekerjaan yang kamu lamar) di (perusahaan yang ingin kamu tuju).
  3. Untuk membantu …… (jenis tanggung jawab yang akan kamu kerjakan).
Contoh Pernyataan Objektif Daftar Riwayat Hidup
  • Senior Front End Developer dengan 7 tahun pengalaman. Merancang, mengembangkan, dan mengimplementasikan kebutuhan user menggunakan bahasa pemrograman HTML5, CSS3, Javascript, React JS, Laravel, dll. Saya ingin menggunakan kemampuan saya untuk menganalisa kebutuhan, merancang solusi, dan mengembangkan fitur di PT ABC.
  • Lulusan baru yang bekerja keras dengan gelar S.Farm dari jurusan Farmasi Universitas Pancasila yang sedang mencari peluang baru. 3 bulan magang di PT Pfizer Indonesia melakukan analisa struktur kimia yang ada dalam bahan baku produksi dan membuat tahapan proses yang akan dikerjakan dalam pembuatan bahan baku. Ingin melebarkan sayap di bidang farmasi industri sekaligus menyempurnakan keterampilan di PT Kalbe Farma.

4. Buat Daftar Soft Skill dan Hard Skill

Ambil waktu sejenak untuk memutuskan keterampilan mana yang akan membuat kamu sesuai dengan posisi kerja yang kamu lamar. Tinjau deskripsi pekerjaan dan highlight kata kunci yang telah berhasil kamu lakukan sebelumnya. Buatlah sebaik mungkin agar kamu bisa menjadi kandidat kuat untuk mengisi posisi kerja tersebut.

Dua jenis keterampilan yang bisa kamu masukkan ke dalam daftar riwayat hidup kamu yaitu : hard skill (teknis) adalah kemampuan yang bisa diukur, misalnya memasak hidangan Korea, desain grafis dengan adobe photoshop; soft skill (interpersonal) adalah campuran keterampilan antara sosial, komunikasi, karakter personal, dll.

Selain dua jenis keterampilan di atas, kamu juga bisa menyertakan keterampilan yang bisa kamu gunakan jika kamu ingin berganti karier atau industri. Daftar riwayat hidup yang baik selalu menyertakan hard skill dan soft skill. Buat bagian keterampilan dengan kata kunci yang sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan serta keterampilan yang membutuhkan sertifikat atau lisensi.

Bagaimana Menuliskan Daftar Keterampilan di Daftar Riwayat Hidup ?

Kamu harus mengikuti 3 tahap berikut saat kamu membuat daftar keterampilan di daftar riwayat hidup kamu.

a. Buat daftar hard skill dengan tingkat pengalaman. Mudahnya kamu bisa membaginya seperti berikut : Pemula, Menengah, Lanjutan, atau Pakar. Pastikan bahwa kamu tidak berbohong mengenai tingkat keahlian kamu, karena saat kamu sudah mulai bekerja nanti, pasti akan jadi boomerang buat kamu sendiri dan tentunya atasan maupun rekan kerja kamu.

b. Sesuaikan keterampilan kamu dengan apa yang dibutuhkan perusahaan. Kamu harus menyesuaikan keterampilan yang kamu miliki dengan iklan lowongan pekerjaan. Karena jika kamu melamar sebagai programmer tetapi keterampilan kamu mendesain menggunakan adobe photoshop, tentunya keterampilan ini tidak berguna.

c. Cantumkan juga beberapa keterampilan universal. Keterampilan universal yang dimaksud adalah keterampilan yang berguna pada hampir semua bidang pekerjaan, seperti Microsoft Office, internet, dll (hard skill) dan berpikir kritis, kerja tim, dll (soft skill). Apapun pekerjaan yang kamu lamar, keterampilan ini bisa saja berguna meskipun secara khusus tidak diperlukan pada posisi kerja yang kamu lamar.

5. Buat Daftar Pengalaman Kerja dan Prestasi

Okee, sekarang kita masuk ke bagian terpenting dari daftar riwayat hidup, yaitu pengalaman kerja kamu.

Di bagian inilah kamu akan “menjual diri” kamu atas pencapaian dan tanggung jawab kamu selama bekerja.

Jika kamu berhasil menguasai bagian ini sendiri, maka sudah dipastikan 80% nya kamu akan tahu apa saja yang perlu diketahui mengenai cara membuat daftar riwayat hidup.

Ada banyak banget praktik untuk menulis pengalaman kerja kamu. Namun, sebelum kita mendalami sampai ke bagian intinya, ada baiknya kita mulai dari dasarnya dulu yaa genks.

Bagaimana Membuat Daftar Pengalaman Kerja di Daftar Riwayat Hidup ?

Ingatlah beberapa tahap berikut :

  • Gunakan angka untuk mengukur pengaruh kamu, jika memungkinkan. Dengan menyertakan pencapaian menggunakan angka akan memberikan pemahaman pada HRD seberapa potensialkah kamu untuk perusahaan mereka. Misalnya: Mahir menggunakan bahasa pemrograman React JS 95%, CSS 100%, JQuery 100%, dll.
  • Gunakan kata kunci dari deskripsi pekerjaan. Sama seperti di bagian keterampilan, kamu juga harus memasukkan deskripsi pekerjaan kamu di bagian daftar pengalaman kerja kamu serta informasi tentang bagaimana kamu mencapainya.
  • Singkat, padat, dan jelas. Manager HRD maupun staff HRD memiliki waktu yang singkat yaitu kurang lebih 10 detik untuk me-review aplikasi lamaran kerja kamu. Jadi, kamu harus membuat deskripsi diri sesingkat dan serelevan mungkin. Sebaiknya, hanya cantumkan pencapaian utama, bukan beberapa baris yang menjelaskan posisi bekerja kamu.
  • Gunakan kata kerja action. Buat efek yang lebih dahsyat dengan kata kerja action untuk menggambarkan prestasi kamu. Contohnya: mengembangkan, mengatur, menyimpan, dll.

Lakukan hal yang sama pada pengalaman kerja lainnya. Jika kamu belum memiliki pengalaman kerja yang banyak, kamu bisa menyertakan pengalaman magang kamu atau kerja sukarela kamu juga lho.

Format standar untuk membuat daftar pengalaman kerja sebagai berikut :
  • Posisi Kerja -> tulis posisi kerja kamu di bagian atas pada setiap kolom pengalaman kerja. Tujuannya adalah ketika HRD sedang melihat daftar riwayat hidup kamu, mereka akan segera tahu jika kamu memiliki pengalaman kerja yang relevan untuk posisi pekerjaan tersebut.
  • Nama Perusahaan / Lokasi / Deskripsi -> selanjutnya, tuliskan nama perusahaan serta lokasi tempat kamu bekerja sebelumnya. Pada beberapa kasus, disebutkan juga secara singkat tentang perusahaan tempat kamu bekerja, jika perusahaannya tidak begitu terkenal.
  • Prestasi dan Tanggung Jawab -> bagian ini adalah inti dari daftar riwayat hidup yang kamu buat. Kamu bisa memasukkan prestasi atau tanggung jawab kamu selama bekerja, tergantung dari bidang apa yang hendak kamu lamar. Di bawah nanti, kita akan sedikit lebih membahas mengenai topik ini yaa genks.
  • Waktu Bekerja -> jangka kamu bekerja di setiap perusahaan. Tapi, kamu jangan khawatir jika kamu tidak begitu ingat sampai ke hari dan tanggal kapan kamu bekerja. Kamu cukup memasukkan bulan serta tahun kamu mulai bekerja.

Berikut contoh daftar pengalaman kerja yang bisa jadi inspirasi kamu genks :

WhatsApp Image 2020 10 15 at 5.05.33 PM

Seperti yang kita lihat bersama, daftar pengalaman kerja harus dibuat dengan format reverse chronological atau kronologis terbalik, yang artinya dimulai dari pekerjaan yang terbaru sampai ke pekerjaan yang sebelumnya.

Nah, setelah kita belajar sama-sama cara membuat daftar pengalaman kerja, saatnya masuk ke bagian cara “memasak” semua pengalaman kerja kamu agar kamu terlihat lebih menonjol dari persaingan.

Berapa Banyak Pengalaman Kerja yang Harus Dimasukkan ke dalam Daftar Riwayat Hidup ?

Jika kamu memiliki pengalaman kerja lebih dari 10 tahun, mungkin kamu kebingungan harus seberapa banyak pengalaman kerja yang kamu cantumkan di daftar riwayat hidup kamu. Tapi kalau dipikir-pikir, jika kamu mencantumkan keseluruhan pengalaman kerja kamu tentunya staff HRD akan mengantuk lalu tidur 😀

Atau, jika kamu masih minim pengalaman yang baru lulus sekolah maupun kuliah, kamu pasti bingung mau menuliskan apa di bagian pengalaman kerja.

Nah, berikut ini adalah seberapa banyak informasi yang perlu dicantumkan di daftar riwayat hidup kamu sesuai dengan tingkat pengalaman kerja kamu.

  • Tanpa Pengalaman -> Kamu pasti akan kesulitan mengisi bagian pengalaman kerja sedangkan kamu baru lulus. Tapi kamu tidak apa-apa kok mengosongkan bagian itu lalu fokus pada semua bidang lainnya, atau kamu juga bisa mengisinya dengan pengalaman kamu magang, kerja suka rela, dll.
  • Tingkat Pemula -> Cantumkan semua pengalaman kerja kamu sampai saat ini di bagian pengalaman kerja.
  • Profesional Tingkat Menengah -> Cantumkan hanya pengalaman kerja yang sesuai dengan posisi kerja.
  • Profesional Senior -> Sebutkan pengalaman kamu bekerja selama maksimal 15 tahun yang sesuai dengan posisi kerja yang kamu lamar.

Buatlah Daftar Prestasi Kerja Jika Memungkinkan

Salah satu kesalahan umum saat membuat daftar riwayat hidup adalah hanya mencantumkan tanggung jawab pekerjaan saja di bagian pengalaman kerja. Padahal, dalam banyak kasus, HRD sudah mengetahui tentang tanggung jawab kamu. Misalnya kamu seorang Front End Programmer, maka tanggung jawab yang akan kamu tuliskan seperti ini :

  • Membuat website dengan bahasa pemrograman CSS, HTML, Angular, React JS,dll.
  • Optimasi website agar performanya lebih baik.
  • Memastikan website sudah berjalan dengan baik dengan berbagai browser platform.

Secara kebetulan, tanggung jawab ini sama persis dengan front end developer lainnya. Bahkan 90% nya akan menyebutkan hal yang sama. Jadi, agar kamu terlihat lebih menonjol, kamu harus fokus pada prestasi di daftar riwayat hidup kamu, atau secara simpelnya bagaimana kamu membantu perusahaan agar semakin berkembang.

Contoh :

  • Berkontribusi mengembangkan divisi baru yaitu e-commerce.
  • Melampaui target penyelesaian pembuatan website yang telah ditentukan selama 3 bulan berturut-turut.

Perlu diingat, bahwa tidak semua bidang pekerjaan bisa menghasilkan prestasi seperti yang disebutkan di atas. Contohnya orang yang bekerja sebagai pramuniaga di Indomaret. Tanggung jawab sehari-hari kamu mungkin sebagai berikut :

  • Menjaga kebersihan toko.
  • Menukarkan uang recehan untuk kasir.
  • Mengecek produk kadaluarsa.

Dalam bidang tersebut, kamu akan cukup kesulitan untuk “membedakan diri sendiri” dari rekan kerja kamu, jadi tidak apa-apa untuk tetap bertanggung jawab pada pekerjaan.

6. Masukkan Detail Pendidikan

Bagian selanjutnya yang akan kita bahas dan tidak kalah pentingnya yaitu detail pendidikan. Detail pendidikan akan jadi satu hal yang berharga jika kamu masih minim pengalaman (fresh graduate) atau kalau kamu ingin pindah bekerja di bidang lain.

Informasi yang harus kamu cantumkan di detail pendidikan kamu sebagai berikut :
  • Nama program -> Misalnya M. Psi. T dalam Psikologi Terapan Sumber Daya Manusia dan Knowledge Management
  • Nama Universitas atau Sekolah -> Universitas Indonesia
  • Tahun -> 03/2017 – 01/2019
  • IPK (opsional) -> 3.47
  • Prestasi (opsional) -> makalah menarik yang kamu tuliskan atau kursus yang kamu kuasai
  • Selanjutnya kamu bisa mencantumkan pendidikan formal kamu di bawahnya

Contohnya seperti ini :

Capture 4
Tips yang Akan Menyempurnakan Detail Pendidikan Kamu :
  • Jika kamu belum memiliki pengalaman bekerja, kamu bisa menyebutkan detail pendidikan kamu di awal bagian.
  • Sebutkan detail pendidikan terakhir kamu di paling atas.
  • Jika kamu melamar di posisi menengah sampai posisi tinggi, kamu cukup mencantumkan nama sekolah atau universitas dan tanggal kelulusan supaya bisa memberikan ruang lebih untuk bagian pengalaman kerja yang lebih relevan di daftar riwayat hidup kamu.
  • Jika kamu memiliki sertifikat atau lisensi yang sesuai dengan deskripsi pekerjaan, kamu bisa memasukkannya di bagian pendidikan ini.

7. Masukkan Bagian Opsional

Jika kamu masih memiliki cukup ruang kosong di daftar riwayat hidup kamu, kamu bisa lho menambahkan beberapa bagian opsional seperti hobi, minat, pengalaman kerja sukarela, bahasa, dll. Hal ini berguna untuk melengkapi daftar riwayat hidup kamu yang minim pengalaman kerja dan pendidikan.

Pastikan bahwa bagian opsional yang kamu cantumkan ini akan mendukung daftar riwayat hidup yang kamu buat, dan jika kamu melakukannya dengan benar, kamu akan mendapatkan pekerjaan apapun yang ingin kamu lamar.

Berikut beberapa bagian opsional yang bisa kamu cantumkan :

a. Bahasa

Apakah kamu menguasai dua bahasa atau bahkan lebih? Maka, kamu harus selalu mencantumkannya di daftar riwayat hidup kamu! Meskipun posisi kerja yang kamu lamar tidak mengharuskan kamu menguasai bahasa tertentu, tapi tetap berguna pada poin penting lainnya.

Kamu cukup menuliskan tingkat yang sesuai, misalnya dasar, menengah, mahir, fasih, asli. Tentunya, kamu tidak diperkenankan berbohong mengenai kemampuan bahasa kamu yaa genks. Karena kamu pernah tidak tahu, kemampuan bahasa staff HRD yang mewawancarai kamu.

b. Hobi dan Minat

Pada bagian hobi dan minat memang tidak terlalu dianggap penting, tapi hal ini bisa membantu kamu memperlihatkan kepada orang lain seperti apa diri kamu sebagai individu. Siapa tahu orang yang mewawancarai kamu memiliki hobi dan minat yang sama dengan kamu.

Jika kamu masih memiliki cukup ruang kosong di daftar riwayat hidup kamu, jangan ragu untuk mencantumkan bagian ini yaa.

c. Pengalaman Kerja Sukarela

Jika kamu adalah seseorang yang senang membantu orang lain tanpa mengharapkan imbalan apapun, kemungkinan besar kamu adalah tipe pekerja yang tidak hanya mengejar uang saja. Tentunya nilai ini akan membantu kamu terlihat sebagai karyawan yang setia.

Kamu bisa meningkatkan peluang kamu diterima bekerja dengan cara memperbanyak daftar pengalaman kerja sukarela. Hal ini berlaku terutama untuk siswa yang tidak memiliki pengalaman bekerja.

d. Sertifikasi dan Penghargaan

Jika kamu memiliki penghargaan atau sertifikasi yang bisa membuat kamu tampak menonjol di bidang kamu, maka kamu harus cantumkan selama sesuai dengan posisi kerja yang kamu lamar.

e. Publikasi

Jika kamu seorang penulis freelance kamu bisa banget nih memasukkan karya kamu di daftar riwayat hidup kamu atau jika diterbitkan secara online, kamu bisa menyertakan URL nya.

f. Proyek

Mengerjakan proyek sampingan akan membuat kamu terlihat memiliki semangat kerja yang tinggi pada bidang kamu lho. Meskipun hanya proyek skala kecil atau usaha sampingan sebagai wiraswasta, keduanya sama-sama sesuai.

Kamu tinggal menyebutkan proyek yang telah kamu kerjakan atau yang sedang kamu kerjakan di daftar riwayat hidup kamu, maka kamu akan memiliki peluang lebih untuk diterima bekerja, karena manager HRD lebih suka karyawan yang melakukan suatu hal baik di waktu luangnya.

8. Sesuaikan Informasi Kamu dengan Iklan Lowongan Pekerjaan

Langkah berikutnya saat membuat daftar riwayat hidup tentunya kamu harus menyesuaikan informasi diri kamu sesuai dengan posisi kerja yang kamu lamar. Untuk setiap pekerjaan, ingatlah untuk selalu menyesuaikan kata kunci di bagian keterampilan agar sesuai dengan iklan lowongan kerja atau yang dibutuhkan perusahaan.

Kamu mungkin memiliki beberapa keterampilan yang luar biasa, tapi tidak semua keterampilan kamu selalu berguna lho. Misalnya kamu jago banget menggambar sedangkan posisi pekerjaan yang kamu lamar sebagai customer service, pastinya tidak akan menambah nilai tambah di daftar riwayat hidup kamu.

Kamu bisa lihat contoh iklan di bawah ini, dan ada beberapa kriteria penting yang dibutuhkan untuk posisi tersebut.

Capture 5
jobstreet.com

Seperti yang kita baca bersama, kandidat harus memiliki kemampuan di adobe photoshop, adobe ilustrator, adobe premier, adobe after effect, copy writer, kreatif, dan videographer.

Jika kamu memenuhi semua kriteria yang disebutkan pada iklan lowongan pekerjaan, kamu harus mencantumkan semua keterampilan yang kamu bisa yang sesuai dengan iklan dan tentunya sesuai dengan tingkatan keahlian kamu sendiri.

9. Koreksi Daftar Riwayat Hidup dan Surat Lamaran Kerja Kamu

Sebelum kamu mengirimkan aplikasi lamaran kerja kamu, sebaiknya kamu mereviewnya terlebih dahulu di bagian ejaan, tanda baca, dan tata bahasa. Membaca kembali daftar riwayat hidup yang telah kamu buat akan membantu kamu mengidentifikasi kesalahan dengan menyajikan kata-kata atau urutan baru.

Jika daftar riwayat hidup kamu lebih dari dua halaman, kamu bisa meringkasnya dengan cara menggabungkan atau menghapus beberapa bagian yang tidak relevan atau pada kata pengisi. Dua halaman daftar riwayat hidup bisa saja diterima, jika posisi pekerjaan yang kamu lamar di bidang industri tingkat tinggi, seperti kesehatan atau akademisi.

Contoh Daftar Riwayat Hidup

Kamu bisa mengikuti salah satu dari contoh daftar riwayat hidup berikut ini genks. Aku akan share daftar riwayat hidup konvensional dan modern, jadi kamu bebas memilihnya deh… Bedanya, kalau kamu membuat daftar riwayat hidup konvensional, kamu bisa menulisnya dengan tangan sedangkan kalau daftar riwayat hidup modern hanya menggunakan komputer yaa.

Contoh Daftar Riwayat Hidup Tulis Tangan (Konvensional)

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

DATA DIRI

Nama                          : Fahri Alfarizi

   Tempat & Tanggal Lahir   : Yogyakarta, 26 Desember 1994

   Jenis Kelamin                      : Laki-Laki

   Agama                                 : Islam

   Alamat                                  : Griya Indah Maguwo Blok A1 Sleman

   Status                                   : Lajang

   Nomor Handphone           : 089912345678

   e-mail                                   : [email protected]

RIWAYAT PENDIDIKAN

  1. Pendidikan Formal

SD Negeri Percobaan 2                     : Tahun 2000 – 2006

SMP Negeri 1 Depok                         : Tahun 2006 – 2009

SMA Negeri 1 Depok                         : Tahun 2009 – 2012

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta     : Tahun 2012 – 2016

2. Pendidikan Informal

Kursus Android Menggunakan Android Studio : Tahun 2017 (bersertifikat)

Kursus Flutter                                                              : Tahun 2018 (bersertifikat)

Kursus React Native                                                   : Tahun 2019 (bersertifikat)

PENGALAMAN ORGANISASI

Ketua PRAMUKA SMA Negeri 1 Depok                   : Tahun 2010 – 2011

Bendahara OSIS SMA Negeri 1 Depok                     : Tahun 2010 – 2011

Anggota BEM UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta      : Tahun 2014 – 2015

PENGALAMAN KERJA

Android Developer di PT Globat Medika Digitama    : Tahun 2016 – 2019

Android Developer di PT Global Jet Express             : Tahun 2019 – Sekarang

MINAT DAN KEMAMPUAN

Senang bekerja di bawah tekanan.

Membuat aplikasi menggunakan Java, Flutter, React Native, C++, dll

Memahami konsep API, Database, SQL.

Demikian daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenar-benarnya agar digunakan semestinya. Atas perhatian Bapak / Ibu saya ucapkan terima kasih.

Yogyakarta, 20 Oktober 2020

Hormat Saya,

Fahri Alfarizi

Contoh Daftar Riwayat Hidup Menggunakan Komputer (Modern)

contoh daftar riwayat hidup
contoh daftar riwayat hidup

Demikianlah pembahasan mengenai daftar riwayat hidup beserta beberapa contohnya. Semoga kamu bisa diterima bekerja di perusahaan yang kamu inginkan yaa genks!

Pecinta makanan pedas yang ingin berbagi apa yang di ketahui

Leave a Comment