Manajemen

Manajemen, kamu pasti sering mendengar kata tersebut bukan? Lalu apa yang terlintas di benak kamu saat mendengar kata itu? Salah satu jurusan di universitas? Bukan sebatas itu saja lho. Di keseharian kamu juga pasti sering mengaplikasikan manajemen ini.

Pengertian Manajemen

Kenapa bisa begitu? Soalnya secara umum, pengertian manajemen adalah kemampuan seseorang atau sekelompok orang dalam mengatur segala sesuatu agar dapat mencapai tujuan atau target. Sedangkan menurut etimologi, manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno yaitu ménagement, yang berarti seni mengatur serta melaksanakan.

Akan tetapi ada beberapa pendapat yang mengatakan istilah manajemen berasal dari bahasa Italia, yaitu maneggiare, yang berarti mengendalikan yang dulu biasa dipakai dalam konteks pengendalian kuda.

Selain itu bisa juga diartikan sebagai usaha koordinasi, pengaturan, serta perencanaan sumber daya yang ada agar tujuan dapat tercapai dengan efisien dan efektif.

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Adam Smith dan John Stuart Mill

Sejarah manajemen sendiri berasal dari era abad 19, dimana tokoh manajemen pertama muncul, yaitu Adam Smith dan John Stuart Mill. Teori yang mereka kemukakan antara lain tentang pengaturan sumber daya produksi, manusia, serta penetapan harga.

Robert Owen, Henry Poor, dan M. Laughlin

Tokoh selanjutnya muncul di pertengahan abad 19, yaitu Robert Owen, Henry Poor, dan M. Laughlin yang mengembangkan teori struktur organisasi, motivasi, pelatihan, serta kontrol pengembangan pekerja. Lalu di akhir abad muncul tokoh Alfred MArshall dan Leon Walras dengan teori baru mereka.

Henri Fayol

Sementara di era awal abad 20 muncul Henri Fayol yang mengemukakan teori fungsionalisme yang membedakan 6 kegiatan manajemen. Keenam bagian tersebut adalah manufakturing produk dan teknik produksi, keuangan keamanan, komersial, akuntansi serta manajerial.

Lalu di akhir abad 20 manajemen dibedakan menjadi manajemen SDM, Pemasaran, Strategi, Keuangan, Produksi, dan Informasi Teknologi.

W. Edward Deming dan Joseph Juran

Sementara di era modern ini, diawali dengan diperkenalkannya konsep manajemen kualitas total oleh W. Edward Deming dan Joseph Juran. Dimana Joseph mengembangkan trilogi manajemen yaitu kontrol, perencanaan serta peningkatan kualitas dan Deming menekankan pentingnya peningkatan kualitas lewat 5 langkah reaksi berantai.

6 Unsur Penting Di Dalam Manajemen

Ada 6 unsur penting di dalamnya yang mesti kamu ketahui, yaitu”

Unsur Manusia (man)

Manusia penting peranannya dalam manajemen, karena tanpa manusia maka kegiatan manajemen tidak bakal pernah ada. Sumber daya manusialah yang menetapkan tujuan yang mau dicapai beserta rencana untuk mencapainya.

Unsur Uang (money)

Uang merupakan sarana perantara yang penting dan utama agar tujuan bisa tercapai dalam kegiatan manajemen. Sebuah kegiatan manajemen tentulah memerlukan biaya operasional biar bisa berjalan lancar dan sukses mencapai tujuan atau target..

Unsur Material (materials)

Kualitas material yang kamu pilih bakal menentukan kualitas bisnis kamu lho, jadi mesti memilih material dengan kualitas terbaik ya. Soalnya bakal sulit mencapai target dan tujuan manajemen kamu lho kalau materialnya bukan yang terbaik.

Unsur Mesin (machine)

Dengan bantuan mesin atau teknologi, maka pastilah tujuan manajemen bakal bisa dicapai dengan lebih efektif serta efisien.

Unsur Metode (method)

Tentu saja unsur metode ini mesti ada campur tangan manusia ya, dengan mendasarkannya pada waktu, uang, fasilitas, target, serta kegiatan bisnis kamu.

Unsur Pasar (market)

Unsur ini termasuk salah satu yang terpenting, soalnya syarat manajemen kamu berhasil dan bisnis sukses adalah kalau sudah dikenal di pasaran. Unsur ini sangatlah erat kaitannya dengan unsur material. Kalau material yang dipilih memiliki kualitas terbaik maka tentulah pangsa pasar bakal mengakui dan membelinya.

Penggolongan Ilmu Administrasi

Administrasi merupakan proses kerja sama di antara dua orang atau lebih berdasarkan rasionalitas tertentu demi menggapai tujuan atau target yang ditentukan. Penggolongan ilmu administrasi bisa terbagi dua, yaitu berdasarkan objek dan juga bidang kerjanya.

  • Penggolongan Ilmu Administrasi Berdasar Objek Administrasi

Berdasar pada objeknya, maka penggolongan ilmu administrasi dibagi menjadi  tiga golongan besar, yaitu administrasi negara, swasta, dan internasional.

  • Administrasi Negara atau Public Administration

Kegiatan pelaksanaan kekuasaan, kewenangan serta kebijaksanaan politik negara yang bertujuan memberikan pelayanan kepada publik dengan mendasarkan pada ketentuan atau peraturan perundang-undangan yang berlaku..

Bersifat monopolistik karena mengutamakan kepentingan bersama atau umum serta kesejahteraan rakyat banyak.,

Administrasi Negara dibagi menjadi:

  • Administrasi PemerintahanAdministrasi Sipil

Seluruh kegiatan yang dilakukan departemen atau non departemen dalam pemerintahan mulai dari pusat, provinsi, kabupaten, kotamadya, kecamatan hingga kelurahan.

  • Administrasi Militer

Seluruh kegiatan yang dilakukan pemerintah di bidang militer, seperti Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Kepolisian mulai dari pusat, provinsi, kabupaten, kotamadya, kecamatan..

  • Administrasi Perusahaan / Negara

Seluruh kegiatan yang dilakukan perusahaan negara bidang jasa transportasi, produksi, perbankan, distribusi, pelayanan kesehatan, asuransi, dan jasa lainnya dimana sebagian besar modalnya milik pemerintah, seperti BUMN atau BUMD.

Berdasar UU No. 9 Tahun 1969, perusahaan negara dibedakan 3 bentuk:

  • Perusahaan Jawatan
    • Perusahaan Umum
    • Perseroan
  • Administrasi Niaga atau Swasta (Private atau Business Administration)

Seluruh kegiatan yang dilakukan swasta atau niaga demi mencapai target atau tujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya.

Bersifat bersaing bebas serta tidak selalu terikat prosedur namun lebih mengutamakan hasil atau target yang mau dicapai.

Lebih mengutamakan kesejahteraan individu atau kelompok dibanding kepentingan umum atau kesejahteraan rakyat.

Administrasi ini dibagi menjadi dua kegiatan:

  • Administrasi Perusahaan Swasta

Seluruh kegiatan di bidang transportasi, produksi, perbankan, dan asuransi dimana modalnya milik swasta.

  • Administrasi Non Perusahaan

Seluruh kegiatan di bidang usaha sosial dan jasa dimana modalnya milik swasta, seperti misalnya rumah sakit, yayasan, dan sekolah.

  • Administrasi Internasional

Administrasi yang terdiri dari beberapa negara atau kelompok negara di berbagai bidang yang memiliki tujuan berdasar pada kepentingan masyarakat internasional.

Beberapa diantaranya adalah PBB (UNICEF, WHO, UNESCO, IMF, dan sebagainya), ASEAN, Kelompok Negara Berkembang, Kelompok Negara Pengekspor Minyak, Kelompok Negara Non Blok, dan lainnya.

Lalu apa yang membedakan antara Administrasi Swasta dan Administrasi Negara? Ada 6 perbedaan mendasar antara keduanya, yaitu:

  • Perbedaan tujuan

Administrasi Swasta bertujuan memperoleh keuntungan sebesar-besarnya sementara Administrasi Negara bertujuan memberikan pelayanan sebaik-baiknya buat seluruh rakyat.

  • Perbedaan legalitas

Administrasi Swasta mendasarkan pada ketentuan atau peraturan perusahaan yang sifatnya mencari keuntungan buat perusahaan jadi tidak selalu terikat dengan perundang-undangan. Sementara Administrasi Negara selalu terikat perundang-undangan yang berlaku.

  • Perbedaan dasar kegiatan

Administrasi Swasta dasar dalam melakukan kegiatannya tidak selalu terikat prosedur yang ada namun lebih mengutamakan hasil yang mau dicapai. Administrasi Negara mendasarkan kegiatannya pada prosedur yang telah ditetapkan.

  • Perbedaan cara kerja

Administrasi Swasta memiliki cara kerja yang sangat efisien, sementara cara Administrasi Negara termasuk kurang efisien.

  • Perbedaan kompetisi

Dalam Administrasi Swasta, karena mengutamakan keuntungan perusahaan maka bebas berkompetisi. Administrasi Negara tidak ada kompetisi soalnya monopolistik atau mengutamakan pelayanan umum.

  • Perbedaan kepentingan

Administrasi Swasta mengutamakan kepentingan individu atau pemilik modal dalam melakukan kegiatannya. Sebaliknya di Administrasi Negara lebih mengutamakan kesejahteraan dan kepentingan umum dalam melakukan kegiatannya.

  • Penggolongan Ilmu Administrasi Berdasar Bidang Kerja

Penggolongan Ilmu Administrasi kedua adalah berdasar pada bidang kerja yang terdiri dari 4 macam, yaitu:

  • Penggolongan bersifat administrasi umum

Pelayanan administrasi yang bersifat umum ditujukan buat masyarakat luas serta kepentingan umum, seperti misalnya pelayanan pembuatan KTP, paspor, SIM, ijin usaha, pelayanan pajak, dan sebagainya.

  • Penggolongan bidang pembangunan

Pelayanan yang ditujukan buat pembangunan atau pendirian badan usaha, yayasan, gedung perkantoran, sekolah, pasar, serta pembangunan infrastruktur lainnya.

  • Penggolongan bersifat sektoral

Pelayanan administrasi buat sektor tertentu, seperti misalnya pelayanan sektor perpajakan, kesehatan, perhubungan, dan lainnya.

  • Penggolongan atas dasar pelayanan administratif

Pelayanan administrasi suatu unit kerja atau perkantoran, seperti misalnya urusan kepegawaian, tata usaha, keuangan, dan pelayanan bersifat intern kantor lainnya.

Nah, itulah berbagai pengertian manajemen beserta keenam unsur pentingnya dan juga penggolongan ilmu administrasi. Semoga berguna dan bermanfaat ya.

Penikmat senja yang hanya ingin berbagi ilmu pengetahuan

Leave a Comment