Tabel Periodik

Tabel Periodik, apakah kamu masih ingat dengan pelajaran kimia waktu sekolah? Terutama yang membahas tabel periodik. Kalau masih ingat berarti ingatan kamu termasuk hebat ya. Namun bila kamu lupa, yuk mari kita bahas lagi sembari bernostalgia pada saat di sekolah dulu.

Pengertian Tabel Periodik

Tabel periodik itu merupakan tabel yang berisi identitas berbagai unsur kimia yang dikemas berkala dalam berbentuk periode dan golongan dengan berdasar pada kemiripan sifat unsur-unsurnya tersebut. Susunan unsur tersebut berdasarkan pada nomor atom atau jumlah proton di inti atom, keberulangan sifat kimia, serta konfigurasi elektron.

Tabel periodik ini dibagi dalam 4 blok dimana blok pertama adalah -s, -p, -d, dan -f. Secara umum, di satu baris atau periode, sebelah kanan bersifat non logam dan sebelah kiri bersifat logam.

Tabel Unsur Periodik

Tabel Periodik Unsur Versi Panjang

No atomUnsur KimiaSimbol
1hidrogenH
2heliumHe
3lithiumLi
4berylliumBe
5boronB
6carbonC
7nitrogenN
8oxygenO
9fluorineF
10neonNe
11sodiumNa
12magnesiumMg
13aluminumAl
14siliconSi
15phosphorusP
16sulfurS
17chlorineCl
18argonAr
19potassiumK
20calciumCa
21scandiumSc
22titaniumTi
23vanadiumV
24chromiumCr
25manganeseMn
26ironFe
27cobaltCo
28nickelNi
29copperCu
30zincZn
31galliumGa
32germaniumGe
33arsenicAs
34seleniumSe
35bromineBr
36kryptonKr
37rubidiumRb
38strontiumSr
39yttriumY
40zirconiumZr
41niobiumNb
42molybdenumMo
43technetiumTc
44rutheniumRu
45rhodiumRh
46palladiumPd
47silverAg
48cadmiumCd
49indiumIn
50tinSn
51antimonySb
52telluriumTe
53iodineI
54xenonXe
55cesiumCs
56bariumBa
57lanthanumLa
58ceriumCe
59praseodymiumPr
60neodymiumNd
61promethiumPm
62samariumSm
63europiumEu
64gadoliniumGd
65terbiumTb
66dysprosiumDy
67holmiumHo
68erbiumEr
69thuliumTm
70ytterbiumYb
71lutetiumLu
72hafniumHf
73tantalumTa
74tungstenW
75rheniumRe
76osmiumOs
77iridiumIr
78platinumPt
79goldAu
80mercuryHg
81thalliumTl
82leadPb
83bismuthBi
84poloniumPo
85astatineAt
86radonRn
87franciumFr
88radiumRa
89actiniumAc
90thoriumTh
91protactiniumPa
92uraniumU
93neptuniumNp
94plutoniumPu
95americiumAm
96curiumCm
97berkeliumBk
98californiumCf
99einsteiniumEs
100fermiumFm
101mendeleviumMd
102nobeliumNo
103lawrenciumLr
104rutherfordiumRf
105dubniumDb
106seaborgiumSg
107BohriumBh
108HassiumHs
109meitneriumMt
110DarmstadtiumDs
111RoentgeniumRg
112CoperniciumCn
113UnuntriumUut
114UnunquadiumUuq
115UnunpentiumUup
116UnunhexiumUuh
117UnunseptiumUus
118UnunoctiumUuo

Tabel Periodik Unsur Dalam Gambar HD

Unsur Sistem Periodik merupakan susunan berbagai unsur yang didasarkan pada urutan kemiripan sifat unsur-unsur tersebut dan juga urutan nomor atom. Tabel periodik yang digunakan saat ini berdasar pada tabel Dmitri Mendeleev yang dipublikasikan tahun 1869. Hingga kini ada sekitar 117 unsur yang diketahui di dunia.

Cara Membaca Tabel Periodik

Cara membaca tabel periodik unsur
Cara Membaca Tabel Periodik Unsur

Penjelasan cara membaca pada gambar di atas adalah. Mg merupakan lambang dari pada unsur Magnesium (bisa kamu lihat pada tabel dan pada keterangan yang telah dijabarkan pada gambar di atas), dan juga pada unsur Mg tersebut mempunyai nomor atom 12 dan memilki nomor massa yakni 24.035

Unsur Dalam Tabel Periodik

Adapun ciri dari unsur logam adalah bersifat konduktor, padat hingga bisa ditempa atau dibentuk, serta memiliki kerapatan yang tinggi. Sebaliknya ciri unsur non logam adalah bersifat isolator, rapuh, dan juga memiliki kerapatan yang rendah.

Berbagai unsur yang terdapat dalam tabel periodik antara lain adalah:

  • Logam Alkali atau golongan IA

Logam yang lunak yang dapat diiris memakai pisau serta memiliki ringan massa jenis li, K, dan Na yang kurang dari 1 g/cm3.

  • Logam Alkali Tanah atau golongan IIA

Logam yang bisa terbakar di udara kalau dipanaskan, kecuali berilium soalnya logam alkali tanah Cuma larut dalam air. Termasuk logam aktif dengan kereaktifan yang kurang dibanding logam alkali seperiode yang juga bisa dipakai buat obat maag lho.

  • Halogen atau golongan VIIA

Unsur non logam yang sangat reaktif karena elektron valensinya yang berjumlah 7. Cuma perlu tambahan 1 elektron buat mencapai konfigurasi stabil.

  • Gas Mulia atau golongan VIIIA

Unsur ini sulit bereaksi dengan unsur lain serta tidak terdapat senyawa alami di dalamnya. Beberapa contohnya adalah Neon, Kripton, Helium, Argon, dan Xenon.

  • Unsur Transisi atau golongan B

Unsur ini terletak di bagian tengah sistem periodik atau unsur golongan tambahan.

Pada tanggal 30 Desember dikonfirmasi penambahan beberapa unsur terbaru, yaitu tennessine, nihonium, moscovium, serta oganesson oleh International Union of Pure and Applied Chemistry atau IUPAC dan resmi ditetapkan namanya tanggal 28 November 2016.

94 unsur pertama dari tabel periodik terdapat secara alami sementara unsur nomor 95 sampai 118 adalah unsur sintetis yang dibuat dalam laboratorium.

Sifat Periodik Unsur

Tiap unsur berhubungan dengan letak unsur dalam tabel periodik atau periode dan golongan, itulah yang disebut dengan sifat periodik unsur. Beberapa diantaranya adalah jari-jari atom, energi ionisasi, keelektronegatifan, sifat logam, kereaktifan, serta afinitas elektron.

Jari-jari atom

Merupakan jarak dari inti sampai kulit elektron terluar dimana ukurannya ditentukan jumlah kulit serta muatan inti. Untuk unsur segolongan, kalau kulit atomnya semakin banyak, maka jari-jarinya juga semakin besar. Sementara untuk seperiode, kalau muatan intinya semakin besar, maka gaya tarik inti terhadap elektron bakal semakin kuat dan menyebabkan jari-jarinya semakin kecil.

Energi ionisasi

Merupakan energi yang dibutuhkan atom atau ion buat melepas elektron yang terikat paling lemah dalam wujud gas. Besar kecilnya energi ini sangatlah tergantung pada besar gaya tarik inti terhadap elektron kulit terluar.

Kalau gaya tarik inti semakin kuat, maka energi ionisasinya juga semakin besar.

Untuk unsur segolongan, dari atas ke bawah, jari-jari atomnya bertambah besar menyebabkan gaya tarik inti terhadap elektron terluar makin lemah hingga energi ionisasi berkurang.

Sementara untuk unsur seperiode, dari kiri ke kanan, jari-jari atom berkurang menyebabkan gaya tarik inti terhadap elektron semakin kuat hingga energi ionisasi bertambah.

Keelektronegatifan

Merupakan kecenderungan atom dalam menarik pasangan elektron yang dipakai bersama dalam membentuk ikatan. Unsur dengan afinitas elektron dan energi ionisasi besar pastinya memiliki keelektronegatifan yang besar juga.

Sifat logam

Berbagai sifat unsur logam antara lain bisa hantarkan panas dan juga listrik, mengkilap, bisa direntangkan jadi kabel atau kawat panjang, serta bisa ditempa menjadi lempengan tipis. Itulah yang membedakannya dengan unsur non logam.

Sifat logam makin ke bawah maka semakin bertambah, sementara makin ke kanan bakal makin berkurang. Unsur logam berada di kiri tabel dan non logam di kanan, sementara unsur yang berada di perbatasan menunjukkan sifat ganda.

Misalnya aluminium dan berilium, yang merupakan logam dengan beberapa sifat non logam atau biasa disebut unsur amfoter. Yang lainnya adalah silikon dan boron yang merupakan unsur non logam dengan beberapa sifat logam atau biasa disebut unsur metaloid.

Kereaktifan

Merupakan unsur yang bergantung pada kecenderungan menarik atau melepas elektron. Untuk unsur seperiode, dari kiri ke kanan, awalnya kereaktifan menurun namun kemudian bertambah sampai golongan VIIA.

Afinitas elektron

Merupakan kuantitas perubahan besar energi yang dilepaskan atau dihasilkan saat atom atau ion menarik elektron. Untuk unsur segolongan, dari atas ke bawah, afinitas elektron cenderung berkurang. Sebaliknya untuk unsur seperiode, dari kiri ke kanan, afinitas elektron cenderung bertambah.

Terkecuali buat unsur gas mulia dan alkali tanah, semua unsur yang termasuk golongan utama memiliki afinitas elektron bertanda negatif dimana yang terbesar dimiliki golongan halogen.

Demikianlah sekilas informasi singkat pembahasan tentang tabel periodik. Semoga bermanfaat dan berguna ya.

Penikmat senja yang hanya ingin berbagi ilmu pengetahuan

Leave a Comment