Permintaan dan Penawaran

Permintaan dan penawaran sering kali kita dengarkan dengan istilah Demand serta Supply. Kususnya bagi kamu yang Kuliah di jurunsan ekonomi khususnya Ekonomi Pembangunan, di dalam ilmu ekonomi kita mengenal istilah ini untuk menggambarkan banyaknya barang dan jasa yang di minta dan juga ketersedian barang dan jasa yang tersedia. Namun apakah hanya sebatas itu saja artinya? Ternyata lebih dari itu didalamnya ada aspek Hukum, Fator yang berpengaruh, Kurva Hingga kondisi dimana permintaan dan penawaran mencapai titik seimbang.

Lantas, apa yang dimaksud dengan permintaan dan penawaran? Sebelum kita membahas tentang pengertiannya, kita akan membahas dulu tentang hakikat dari permintaan dan penawaran itu sendiri. Permintaan dan penawaran adalah kesepakatan yang terjadi antara kedua belah pihak yaitu pembeli dengan penjual demi terciptanya proses jual beli yang menggerakkan roda perekonomian.

Permintaan dan penawaran sendiri merupakan dua pola dalam kegiatan ekonomi yang prosesnya berbeda dan terjadi dalam rangka menghasilkan suatu output kegiatan yang disebut sebagai transaksi jual beli. Informasi selengkapnya tentang permintaan dan penawaran akan kami ulas dalam informasi berikut ini. Lets check these out!

Pengertian Permintaan dan Penawaran

Dalam transaksi jual beli, kita mengenal istilah permintaan dan juga penawaran. Permintaan adalah keinginan pembeli untuk membeli sejumlah barang dan jasa dalam rangka pemenuhan kebutuhan pada berbagai tingkat harga dan dalam rentang waktu tertentu.

Permintaan sendiri terbagi ke dalam dua jenis yaitu :

Permintaan absolut

Yang dimaksud dengan permintaan absolut adalah permintaan atas barang dan jasa secara umum dengan disertai atau tidak disertai kemampuan dalam melakukan pembelian.

Permintaan efektif

Sementara apa yang dimaksud dengan permintaan efektif adalah permintaan atas barang dan jasa disertai dengan kemampuan dalam melakukan pembelian.

Dalam transaksi jual beli, ada yang namanya permintaan juga pastinya akan ada yang namanya penawaran. Yang dimaksud dengan penawaran adalah kemampuan penjual dalam menjual sejumlah barang dan jasa agar tersedia  untuk pasar.

Proses dalam terjadinya permintaan dan penawaran itu sendiri terjadi dalam kurun waktu tertentu serta akan selalu terjadi dalam proses transaksi sebelum terjadinya kegiatan jual beli.

Kurva Permintaan dan Penawaran

Kurva permintaan dan penawaran adalah suatu kurva yang menunjukkan intensitas perubahan permintaan dan penawaran. Dalam kurva permintaan, digambarkan fungsi antara harga dan jumlah barang yang diminta dimana perubahan pada harga akan menjadi salah satu penyebab terjadinya pergeseran sepanjang kurva permintaan.

Sementara dalam kurva penawaran, digambarkan fungsi antara harga dengan jumlah barang atau jasa yang ditawarkan. Perubahan harga barang atau jasa itu sendiri akan sangat berpengaruh atas pergerakan sepanjang kurva penawaran, sementara perubahan pada faktor yang lain akan sangat berpengaruh atas pergeseran kurva permintaan.

Hukum Permintaan dan Penawaran

Hukum permintaan dan penawaran dipengaruhi oleh sejumlah faktor penentu. Dalam hukum permintaan, dinyatakan bahwa ketika harga suatu barang atau jasa mengalami penurunan, maka jumlah permintaan barang atau jasa akan naik dan sebaliknya. Ketika harga barang atau jasa mengalami peningkatan, maka jumlah barang atau jasa yang diminta akan berkurang.

Dalam hukum permintaan, dijelaskan bahwa harga memberikan pengaruh atas jumlah barang atau pun jasa yang diminta. Namun walau demikian, tetap terdapat beberapa faktor yang berpengaruh atas hukum permintaan.

Faktor yang mempengaruhi atas hukum permintaan

Adapun beberapa faktor yang berpengaruh atas hukum permintaan diantaranya :

  • Harga barang yang diminta
  • Pendapatan masyarakat
  • Intensitas kebutuhan atas suatu barang atau jasa
  • Jumlah penduduk
  • Selera
  • Barang pengganti

Sementara mengenai hukum penawaran, kaidahnya berkebalikan dengan hukum permintaan. Dalam hukum penawaran, ketika harga barang atau jasa mengalami kenaikan maka penawaran akan mengalami penurunan karena daya beli masyarakat yang jauh lebih sedikit ketika harga barang atau jasa yang ditawarkan naik.

Faktor yang mempengaruhi atas hukum penawaran

Dalam hukum penawaran, terdapat beberapa faktor yang berpengaruh atas hukum penawaran diantaranya :

  • Biaya produksi
  • Teknologi
  • Harapan tentang harga di masa depan

Keseimbangan Pasar dan Kurva Permintaan dan Penawaran

Kita sudah membahas seperti apa kurva permintaan penawaran berlangsung dalam transaksi jual beli. Ketika didalam kurva permintaan penawaran terjadi pola yang seimbang, maka akan terbentuk apa yang disebut dengan keseimbangan pasar.

Keseimbangan pasar adalah terbentuknya suatu harga keseimbangan. Harga keseimbangan itu sendiri adalah harga dimana konsumen atau produsen sama – sama tidak ingin menambah atau mengurangi barang atau jasa yang dijual atau dikonsumsi.

Kita bisa menyebut bahwa harga keseimbangan terjadi hanya jika permintaan dan penawaran terdapat di rentang titik yang sama, tidak lebih dan tidak juga kurang. Jika harga ada dibawah harga keseimbangan, maka akan terjadi kelebihan permintaan karena permintaan akan meningkat akibat harga yang rendah, kemudian penawaran akan mengalami penurunan.

Berlaku sebaliknya. Ketika harga pasar lebih dari harga keseimbangan, maka kelebihan penawaran yang berdampak pada kurang lakunya produk atau jasa yang dijual akan terjadi. Sehingga ketika hal tersebut terjadi bisa dikatakan bahwa jumlah permintaan mengalami penurunan.

Pada kondisi keseimbangan pasar atau yang disebut dengan market equilibrium, kuantitas permintaan akan sama dengan kuantitas penawaran. Dengan demikian maka kuantitas keseimbangan akan terbentuk.

Harga yang diminta pun akan sama dengan harga yang ditawarkan sehingga harga keseimbangan terbentuk. Secara grafik, harga keseimbangan terjadi pada titik potong antara kurva permintaan dengan kurva penawaran.

Dalam menekan terjadinya lonjakan harga dan mempertahankan keseimbangan pasar, biasanya pemerintah akan melakukan beberapa upaya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengendalikan harga.

Dalam pengendalian harga yang dilakukan, tujuannya adalah digunakan untuk melindungi konsumen atau produsen. Pengendalian harga bisa dibilang merupakan bentuk control yang dilakukan. Ada dua bentuk control dalam ranah pengendalian harga yang biasanya dilakukan yaitu penetapan harga dasar atau price floor dan penetapan harga maksimum atau price ceiling.

Itulah informasi selengkapnya untuk Anda tentang permintaan dan penawaran yang sangat berpengaruh terhadap transaksi jual beli di masyarakat.

Penikmat senja yang hanya ingin berbagi ilmu pengetahuan

Leave a Comment