Pengertian Agama

Pengertian Agama menurut KBBI agama merupakan sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) serta peribadatan kepada Tuhan. Dan juga merupakan tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dengan manusia lainnya serta manusia dengan lingkungannya.

Agama sangatlah penting dalam kehidupan semua orang, termasuk kamu. Tapi apa sih pengertian agama itu sesungguhnya? Menurut sejarahnya, asal muasal agama terdiri dari dua sumber.

Pertama adalah agama Samawi yang dikatakan bersumber dari langit, atau diperoleh dari Wahyu Ilahi. Agama Islam, Kristen, Katolik, dan Yahudi merupakan contoh agama Samawi.

Sementara agama lainnya adalah agama Wad’i atau agama budaya dan bumi, karena diperoleh dari kekuatan akal budi atau pikiran manusia. Nah, agama Buddha, Hindu, Tao, Khonghucu dan aliran-aliran kepercayaan termasuk agama satu ini.

Akan tetapi tentu saja dalam praktek, wahyu Ilahi dan budaya agak sulit dipisahkan. Ajaran-ajaran serta pandangan pemuka agama di agama Samawi walau di luar Kitab Suci, tetap dianggap Wahyu Ilahi oleh para pengikutnya. Padahal para pemuka agama itu adalah bagian budaya dalam kehidupannya.

Manusia siapapun itu, termasuk pemuka agama, tidak bisa lepaskan diri dari lingkup budaya. Soalnya manusia adalah makhluk sosial yang selalu berperilaku serta berpikir.

Pengertian Agama Berdasarkan Etimologi

Namun apa sih pengertian agama itu sendiri?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, agama merupakan sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) serta peribadatan kepada Tuhan. Dan juga merupakan tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dengan manusia lainnya serta manusia dengan lingkungannya.

Karena dalam agama diajarkan bukan cuma cara manusia beribadah kepada Tuhan, namun juga cara berinteraksi dengan manusia lainnya serta dalam bermasyarakat.

Berdasarkan Bahasa Sansekerta

Berdasarkan Sansekerta, agama dari kata A-Gam-A, dimana A pertama memiliki arti tidak, Gam pergi atau berjalan dan A terakhir menguatkan yang kekal. Jadi agama pada dasarnya memiliki pengertian pedoman hidup yang kekal.

Berdasarkan Bahasa Sunarigama

Sementara berdasarkan Sunarigama, terdapat Dua istilah, yakni Ugama dan Agama. Pertama A Ga Ma ,A pertama dalam agama memiliki arti awang-awang, hampa atau kosong, ga artinya tempat atau genah, kemudian ma artinya matahari, bersinar atau terang. Jadi agama memiliki pengertian ajaran yang menguak rahasia misteri Tuhan.

Istilah lainnya, ugama berasal dari U atau uddaha yang artinya tirta atau air suci, ga atau geni artinya api, serta ma atau maruta artinya udara atau angin. Dengan kata lain agama memiliki pengertian upacara yang dengan sarana api, air, serta kidung kemenyan atau mantra.

Berdasarkan Bahasa Sandirigama

Sedangkan berdasarkan Sadarigama, agama berasal dari bahasa Sansekerta igama, dimana i atau iswara, ga artinya tubuh atau jasmani, dan ma atau amartha artinya hidup. Artinya agama itu adalah ilmu agar kamu bisa memahami hakikat hidup dan keberadaan Tuhan.

Itulah beberapa pengertian agama berdasarkan etimologi.

Pengertian Agama Menurut Para Ahli

Selain berdasarkan etimologi beberapa ahli pun juga memiliki pengertian agama tersendiri, antara lain Anthony F. C. Wallace yang mengatakan agama adalah serangkaian upacara yang dirasionalisasikan dengan mitos serta dipakai buat menggerakkan kekuatan supranatural agar bisa mencapai perubahan keadaan dalam diri manusia dan alam semesta.

Sedangkan Jappy Pellokild mendefinisikan agama sebagai kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan hukum-hukumnya. Dan Parsons & Bellah menyebutkan agama sebagai tingkat terumum dan tertinggi dari budaya manusia.

Lain halnya dengan Luckmann yang mengatakan agama merupakan kemampuan organisme manusia buat mengangkat alam biologis lewat pembentukan alam makna objektif yang memiliki daya ikat moral dan juga serba meliputi.

Emile Durkheim mendefinisikan agama sebagai sistem terpadu kepercayaan dan praktek yang berhubungan dengan kesucian. Dimana sebagai umat beragama, manusia berusaha keras meningkat kan keimanan dengan rutin beribadah agar tercapai rohani yang sempurna kesuciannya.

Namun bukan cuma ahli-ahli luar negeri yang berusaha mengungkapkan pengertian agama mereka, ada juga kok beberapa ahli dalam negeri yang memberikan pendapat mereka mengenai pengertian agama.

Salah satu diantaranya adalah Hendro Puspito yang menyebutkan agama sebagai sistem nilai terkait dengan keyakinan yang mengatur hubungan manusia dengan semesta. Prof Dr. M. Drikarya mendefinisikan agama sebagai keyakinan akan kekuatan supranatural yang menciptakan serta mengatur alam beserta isinya.

Menurut H. Moenawar Chalil, agama merupakan pelibatan yaitu tingkah laku manusia sehubungan dengan kekuatan supranatural sebagai konsekuensi atas pengakuannya. Tokoh lainnya adalah Bahrun Rangkuti yang mendefinisikan agama sebagai a (panjang) yang memiliki arti jalan atau cara, gama adalah cara-cara sampai ke keridhaan pada Tuhan.

Agama di Indonesia

Agama yang diakui di Indonesia ada enam agama, yaitu:

Islam

Agama Islam
Agama Islam

Kitab suci agama Islam adalah Al-Quran, dimana permulaannya sekitar 1400 tahun yang lalu oleh Nabi Muhamad SAW.

Umat Islam beribadah di Masjid, sementara hari besar keagamaannya antara lain Idul Fitri, Idul Adha, Isra Mi’raj, dan Tahun Baru Hijrah.

Hingga saat ini jumlah penganut yang terdaftar adalah 207.176.162 umat atau berkisar 87.18%

Kristen Protestan

Agama Kristen Protestan
Kristen Protestan

Kitab suci agama Protestan adalah Alkitab, dimana permulaannya sekitar 2000 tahun yang lalu oleh Yesus Kristus.

Umat Kristen beribadah di Gereja, sementara hari besar keagamaannya adalah Natal, Paskah, Jumat Agung, dan Kenaikan Isa Almasih.

Jumlah penganut yang terdaftar hingga saat ini adalah 16.528.513 umat atau sekitar 6.96%.

Katolik

Katolik
Katolik

Kitab suci agama Katholik adalah Alkitab, dimana permulaannya sekitar 2000 tahun yang lalu oleh Yesus Kristus.

Umat Katolik beribadah di Gereja, sementara hari besar keagamaannya adalah Natal, Jumat Agung, Paskah, serta Kenaikan Isa Almasih.

Jumlah penganutnya hingga kini adalah 6.907.873 umat atau sekitar 2.91%.

Buddha

Buddha
Buddha

Kitab suci agama Buddha adalah Tripitaka, dimana permulaannya sekitar 2500 tahun yang lalu oleh Siddharta Gautama.

Umat Buddha beribadah di Vihara dengan hari besar keagamaan antara lain Waisak, Asadha, dan Kathina.

Jumlah penganut yang tercatat hingga kini adalah 1.703.254 umat atau berkisar 0.72%.

Hindu

Hindu
Hindu

Kitab suci agama Hindu adalah Weda, dimana permulaannya sekitar 3000 tahun yang lalu.

Umat Hindu beribadah di Pura dengan hari besar keagamaannya adalah Nyepi, Saraswati, dan Pagerwesi.

Jumlah penganut terkini menurut data adalah 4.012.116 umat atau kisaran 1.69%.

Kong Hu Cu

Kong Hu Cu
Kong Hu Cu

Kitab suci agama Kong Hu Cu adalah Si Shu Wu Ching, dimana permulaannya sekitar 2500 tahun yang lalu oleh Kong Hu Cu.

Umat Kong Hu Cu beribadah di Li Tang atau Klenteng dengan hari besar keagamaannya adalah Imlek dan Cap Go Meh.

Hingga kini jumlah penganut yang diketahui adalah 117.091 umat atau 0.05%.

Unsur Dalam Agama

Nah, sudah tahu banyak kan soal agama? Tapi, yang tidak kalah pentingnya adalah fakta bahwa suatu kepercayaan baru bisa disebut agama apabila mengandung beberapa unsur. Berikut beberapa diantaranya:

Credo atau Tuhan

Agama sudah semestinya mengandung unsur Tuhan yang disembah. Walau tidak ada kesepakatan akan konsep Tuhan, namun secara umum Tuhan adalah roh yang maha kuasa.

Manusia atau umat

Unsur lainnya yang tidak kalah penting adalah manusia atau umat penganut agama itu sendiri.

Manusia sebagai makhluk yang memiliki akal, pikiran serta nalar mempercayai bahwa ada sesuatu di luar diri yang mempunyai kekuatan supranatural yang tidak bisa dijelaskan hukum alam.

Ritual atau praktek keagamaan

Ritual ini menandakan bentuk konkret hubungan manusia dengan Tuhan serta umat beragama lainnya.

Ritual tersebut antara lain sholat, naik haji, berpuasa, berpantang, serta ritual-ritual lainnya yang pastinya berbeda di masing-masing agama.

Norma

Unsur satu ini bertujuan mengatur kerukunan umat beragama, entah itu dengan penganut agama yang sama maupun yang berbeda.

Tidak ada ajaran agama yang mengajarkan kebencian ataupun permusuhan kepada umat penganutnya.

Kepercayaan terhadap agama yang dianut

Unsur satu ini wajib dimiliki oleh setiap penganut agama, apapun agama yang dianutnya.

Kepercayaan seakan menjadi prinsip serta pedoman yang mengandung kebenaran yang tidak diragukan.

Penghambaan

Jangan salah ya, penghambaan di sini tidaklah sama dengan perbudakan.

Penghambaan kamu terhadap Tuhan di agama yang kamu anut bisa dalam banyak hal, antara lain pengalaman religius kamu, simbol-simbol keagamaan yang menjadi kemudian menjadi identitas.

Tujuan Agama

Lalu apa sih tujuan agama itu sendiri?

Banyak lho, antara lain sebagai penganut agama tertentu tentu kamu ingin menjalani kehidupan lebih baik bukan? Nah, dengan berbagai doktrin, ajaran, serta aturan yang diasumsikan berasal dari Tuhan, maka kamu pastinya bakal berusaha mengikutinya agar kehidupan kamu berjalan baik.

Agama juga bertujuan menyampaikan ajaran mereka kepada umatnya dengan memberikan ajaran serta pedoman perilaku yang baik bagi manusia kan? Selain itu agama juga bertujuan menjadi pedoman dan arahan bagi umatnya agar mencapai kebahagiaan baik di dunia yang sekarang didiami maupun di akhirat nantinya.

Nah, tujuan terakhir dari agama adalah menjadi jembatan penghubung bagi kamu yang mau bertemu dengan Tuhan Pencipta.

Sekian artikel mengenai agama ini, semoga bermanfaat dan membuka wawasan kamu ya.

Penikmat senja yang hanya ingin berbagi ilmu pengetahuan

Leave a Comment