NPWP Online

NPWP Online. Secara sederhana, NPWP bisa diartikan sebagai sebuah kartu identitas yang digunakan untuk keperluan pajak pribadi. NPWP sendiri kepanjangan dari Nomor pokok Wajib Pajak. Dimana nantinya ketika kamu ingin melaporkan pajak, kartu tersebut bisa kamu gunakan. Sebenarnya fungsi NPWP ini tidak hanya sekedar untuk membayar pajak semata. Ada banyak fungsi lain dari NPWP.

Nah, karena pentingnya NPWP ini, maka bagi kamu yang sampai detik ini belum memiliki NPWP, alangkah baiknya kamu segera mendaftar dan membuatnya. Sekarang pembuatan NPWP juga sudah di permudah dengan hadirnya layanan pendaftaran secara online. Pada artikel kali ini kami akan membahas mengenai cara mendaftar NPWP secara online. Simak ulasan artikel yang ada di bawah ini.

Sekilas Tentang NPWP

Sebelum membahas lebih dalam mengenai NPWP, terlebih dahulu akan kita ulas apa itu NPWP. Seperti yang sudah di singgung di awal artikel, NPWP merupakan singkatan dari Nomor Pokok Wajib Pajak. Jadi, NPWP ini digunakan untuk merangkum berbagai macam keperluan yang berkaitan dengan perpajakan.

Tentang NPWP sendiri sudah di atur sedemikian rupa di dalam peraturan UU nomor 28 Tahun 2007 pasal 1 (6), yang menjelaskan bahwasanya NPWP merupakan kartu indentitas, selayaknya KTP atau SIM, dengan peranan dan fungsi untuk keperluan perpajakan. Nomor dari NPWP untuk setiap orang tentu saja berbeda.

Hal tersebut di maksudkan agar data perpajakan bagi setiap individu tidak tertukar dengan orang lain. Bayangkan saja apabila data pajak dari orang lain di bebankan kepada kamu yang merasa tidak melakukan hal tersebut. Tentu kamu akan merasa di rugikan. Terlebih apabila pajak orang lain tersebut berjumlah besar. Maka dari itu, nomor dari kartu NPWP untuk setiap orang dibuat unik dan berbeda.

Nomor dari NPWP terdiri atas 15 angka. Dari 15 angka tersebut terbagi menjadi tiga kategori. 9 angka pertama yang berada di bagian paling depan adalah nomor wajib pajak yang di terbitkan oleh lembaga pajak yang berwenang. Kemudian 3 angka berikutnya adalah kode untuk kantor pajak dan 3 angka terakhir adalah status wajib pajak, baik di pusat maupun cabang atau daerah.

Kode untuk status wajib pajak pusat adalah 000. Sedangkan kode untuk status wajib pajak dari cabang di urutkan semisal 001, 002, 0003 dan lain sebagainya. Untuk lebih memahami seperti apa nomor dari kartu NPWP, Berikut akan kami berikan contohnya. Contoh nomor NPWP : 12.445.555.0-123000.

Jenis-Jenis NPWP

Setelah kamu mengetahui mengenai NPWP dan nomor yang tertera di kartu tersebut, berikutnya akan kami jelaskan beberapa jenis dari NPWP. Secara umum, NPWP memiliki dua jenis yaitu NPWP pribadi dan NPWP badan. Mungkin kamu bertanya-tanya apa itu NPWP pribadi dan apa itu NPWP badan. Berikut ini adalah penjelasan lengkap tentang NPWP pribadi dan NPWP badan.

NPWP Pribadi

NPWP Pribadi adalah Nomor Pokok Wajib Pajak yang di miliki oleh setiap individu atau orang yang bekerja dan mendapatkan penghasilan di negara Indonesia. Dengan kata lain, ketika kamu sudah memiliki penghasilan maka kamu termasuk orang yang wajib pajak dengan memiliki NPWP pribadi. Ada tiga tipe yang masuk dalam kategori NPWP pribadi yang antara lain adalah seseorang yang mendapatkan penghasilan dari usaha atau bisnis, seseorang yang mendapatkan penghasilan dari pekerjaan bebas atau freelance dan yang terakhir adalah seseorang yang mendapatkan penghasilan dari bekerja di perusahaan atau kantor.

NPWP Badan

Jenis NPWP berikutnya adalah NPWP Badan. Secara sederhana NPWP badan bisa diartikan sebagai nomor pokok wajib pajak untuk sebuah perusahaan dan semacamnya yang menjalankan usaha dan mendapatkan penghasilan di wilayah negara kesatuan republik Indonesia. Jika saat ini kamu memiliki perusahaan atau badan, maka kamu memiliki kewajiban pajak dua kali, yaitu NPWP pribadi dan badan. Adapun beberapa tipe yang masuk dalam katergori NPWP badan antara lain adalah badan usaha milik pemerintah seperti Bumn dan Bumd, serta badan usaha milik swasta seperti Pt, persero, cv, koperasi dan semacamnya.

Cara Daftar NPWP Secara Online

Daftar NPWP Online

Bagi kamu yang ingin tahu cara mendaftar NPWP online dengan cepat dan tanpa harus menunggu antrian lama. Berikut ini akan kami jelaskan step by step mendaftar NPWP secara online. Simak ulasan artikel yang ada di bawah ini.

  1. Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah masuk ke laman website resmi yang digunakan untuk pendaftaran NPWP yaitu https://ereg.pajak.go.id/.
  2. Kamu bisa menggunakan laptop atau ponsel untuk mengakses situs resmi pendaftaran NPWP tersebut.
  3. Pada halaman beranda dari website tersebut kamu klik daftar. Nanti kamu akan di suruh untuk memasukan alamat email yang masih aktif dan juga mengisi capcha untuk verifikasi pendaftaran.
  4. Setelah itu pihak website akan mengirimkan link tautan pada email yang telah kamu daftarkan. Kamu buka kotak masuk dari email tersebut dan klik tautan link aktivasi yang kamu terima.
  5. Langkah berikutnya yang harus kamu lakukan adalah memilih kategori wajib pajak. Ada dua jenis kategori wajib pajak yang bisa kamu pilih.
  6. Kategori pertama adalah wajib pajak pusat, yaitu di peruntukan bagi individu baik laki-laki atau perempuan yang masih berstatus lajang dan belum menikah.
  7. Kategori kedua adalah wajib pajak cabang, yaitu di peruntukan bagi wanita yang sudah menikah dan ingin membuat NPWP dari cabang NPWP milik suaminya.
  8. Berikutnya kamu isi semua formulir yang di haruskan untuk kamu lengkapi dan juga kamu upload scan dokumen penting sesuai dengan ketentuan dari wajib pajak yang kamu pilih tersebut.
  9. Jika semua formulir sudah kamu isi secara lengkap dan benar, berikutnya kamu klik tombol token. Tombol token tersebut merupakan kode verifikasi yang akan di kirim ke alamat email mu tersebut.
  10. Kamu masuk kembali ke kotak masuk dari email tersebut dan salin kode token yang di kirimkan.
  11. Langkah berikutnya kamu masukan token yang kamu terima pada kolom yang disediakan dan tahapan terakhir adalah kamu pilih serta klik tombol kirim permohonan.

Setelah semua tahapan kamu lakukan, nantinya pihak perpajakan akan mengirimkan kartu NPWP yang kamu buat tersebut ke alamat rumah mu. Namun, apabila sudah lama kamu buat dan daftar NPWP secara online akan tetapi kartu tak kunjung di kirimkan, itu artinya terdapat kesalahan pada data atau dokumen yang kamu lampirkan pada saat pendaftaran NPWP tersebut.

Nah itulah ulasan lengkap tentang cara mendaftar NPWP secara online. Dengan adanya sistem online ini, maka tidak ada alasan lagi bagi kamu untuk tidak mendaftar NPWP. Ingat pesan pemerintah, orang bijak taat bayar pajak. Semoga artikel ini bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

Penikmat senja yang hanya ingin berbagi ilmu pengetahuan

Leave a Comment