Mark up dan Mark Down, Penjelasan, dan Cara Menghitungnya

  • Whatsapp
Mark up dan Mark Down

Mark up adalah suatu metode penentuan atau penetapan harga yang paling umum dan paling sederhana yang diterapkan dalam dunia bisnis.  Dalam dunia bisnis, baik sebagai konsumen, produsen ataupun sebagai distributor, tentunya kita sudah sangat akrab dengan yang namanya harga. Harga menjadi tolak ukur atau nilai yang dianggap sepadan terhadap suatu produk dan jasa yang ditawarkan. Artinya, Nilai harga tidak serta merta bisa kita tentukan secara sembarangan. Jika anda ingin bisnis anda dapat berjalan secara terus menerus ada baiknya anda memperhatikan mekanisme perhitungan harga dengan cara mempertimbangkan berbagai faktor yang memeperngaruhi mekanisme tersebut.

Termasuk pula dalam bisnis retail, penentuan harga terhadap suatu produk atau jasa juga sangat penting. Walaupun barang yang akan dijual telah memiliki harga dasar (patokan harga) dari produsen atau pemasok barang, tapi pelaku bisnis retail tetap perlu mendapat keuntungan sesuai dengan yang di usahakannya. Maka dari itu, penetapan harga barang atau jasa di bisnis retail mempunyai metodenya tersendiri. Hal itu tentunya perlu dilakukan supaya dapat menjaga harga tetap kompetitif dan konsumen tetap percaya untuk datang kembali kemudian hari.

Baca juga : Bisnis Ritel, Pengertian, Jenis Serta Contohnya

Pengertian Mark up

Markup adalah peningkatan jumlah rupiah nilai harga yang ditambahkan pada biaya dari suatu produk guna menghasilkan harga jual yang baru. Peningkatan nilai harga pada Markup dapat menyebabkan margin menjadi naik. Margin sendiri merupakan tingkat keuntungan awal yang diambil dari barang yang akan dijual.

Markup merupakan salah satu metode penetapan harga yang paling sederhana dan paling banyak digunakan. Markup ditetapkan dengan tujuan awal untuk mengurangi atau menutup biaya tidak langsung dan laba rugi perusahaan. Rumus sederhana dari harga jual markup adalah sebagai berikut.

Harga Jual = Biaya Beli Produk + MarkUp

Pengertian Mark Down

Berbeda dengan Markup, Markdown merupakan upaya yang dilakukan untuk menurunkan harga jual terhadap produk atau jasa. Ini merupakan reduksi dari harga ritel awal atau menurunkan margin, dengan dasar pemikiran bahwa harga yang lebih rendah diharapkan dapat meningkatkan jumlah penjualan. Jadi, harga yang di mark down bukan berarti membuat peritel rugi namun untungnya akan lebih sedikit dari pada harga normalnya diharapkan. Biasanya, mark down dilakukan dengan alasan adanya cuci gudang. Rumus sederhana dari harga jual markup adalah sebagai berikut.

Harga Jual = Biaya Beli Produk – Mark Down

Metode Penetapan Harga selain Mark Up

Metode penetapan harga tidak hanya markup dan mark down saja melainkan masih ada banyak beberapa metode lain yang dibagi menjadi tiga macam pendekatan. Apa saja metode pendekatan selain Markup itu ? Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Penetapan harga berdasarkan biaya

Pendekatan penetapan harga bedasarkan biaya ini didasarkan kepada sudut pandang penghitungan biaya yang diantaranya adalah sebagai berikut:

A. Penetapan harga berdasarkan biaya plus

Metode pendekatan harga biaya plus ini menjelaskan bahwa harga jual barang per unit di tetapkan dengan menghitung keseluruhan jumlah biaya per unit dan ditambah dengan jumlah tertentu untuk menutupi keuntungan atau laba yang dikehendaki pada (margin) unit tersebut.

Biaya Total + Margin = Harga Jual

B. Penetapan harga mark up

Penetapan harga markup ini menjelaskan bahwa Harga jual per unit ditentukan dengan cara menghitung Harga Pokok Pembelian (HPP) per unit kemudian ditambah dengan (markUp) jumlah tertentu.

Harga Beli + MarkUp = Harga Jual

C. Penetapan harga Break Even Point (BEP)

Metode penetapan harga kali ini berdasarkan pada nilai keseimbangan BEP atau (Break Even Point) yakni dengan cara menghitung antara jumlah total biaya keseluruhan dikurangi jumlah total penerimaan keseluruhan.

Total Biaya – Total Penerimaan

2. Penetapan harga berdasarkan harga pesaing atau kompetitor

Dalam metode ini, penetapan harga dilakukan dengan cara menggunakan harga kompetitor sebagai acuan awal kita mementukan harga. Dalam pelaksanaannya, metode penetapan harga berdasarkan harga pesaing ini lebih cocok untuk produk standar dengan kondisi pasar oligopoli.

Baca juga : Macam – macam pasar, pengertian dan contohnya

3. Penetapan harga berdasarkan permintaan

Dalam metode ini proses penetapan harga didasari oleh persepsi target pasar atau konsumen terhadap nilai atau Value yang diterima (price value), sensitivitas harga, dan juga perceived quality.

Untuk mengetahui nilai atau value terhadap kualitas harga, kita dapat menggunakan metode perhitungan analisis Price Sensitivity Meter (PSM). Dengan menggunakan analisis ini, konsumen dimintai memberikan pendapat terhadap harga yang kita tawarkan, apakah merasa harga tersebut cukup murah, terlalu murah, atau malah terasa mahal, atau bahkan terlalu mahal bila dibandingkan dengan kualitas yang produk yang akan konsumen terima.

Mark up Pada Bisnis Retail

Masalah yang paling sering dihadapi oleh para retailer adalah pilihan terhadap menentukan markup harga produk untuk selanjutnya menentukan harga jualnya. Seringkali retailer pemula menganggap bahwasanya markup hanya sekedar menambahkan berapa keuntungan yang ingin di dapatkan, padahal sebenarnya ada banyak hal yang dapat dipertimbangkan, diantaranya yaitu:

Target Penjualan

Target penjualan sebagai acuan sangat penting bagi berapa produk yang memang harus terjual dalam kurun waktu yang singkat misalnya dalam waktu satu hari atau satu bulan. Hal ini sangat penting dipertimbangkan agar mengetahui berapa lama produk berada di toko.

Biaya Operasional

Beberapa jenis retailer tentu juga membutuhkan biaya operasional semisal biaya transportasi, komunikasi, dan juga biaya packing. Biaya-biaya inilah yang harus diperhitungkan agar tahu berapa besaran biaya operasional yang diperlukan per proses produksi.

Target Pengembangan

Pengembangan sangat diperlukan didalam sebuah bisnis. Dengan syarat target pengembangan itu juga harus sudah menjadi perhitungan supaya keuntungan yang akan kita dapatkan juga akan berpengaruh kepada upaya pengembangan bisnis yang kita lakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment