Cloud Computing

Perkembangan teknologi saat ini telah memberikan banyak perubahan terutama aktivitas yang berkaitan dengan komunikasi jaringan. Salah satu perubahan besar pada proses komunikasi jaringan adalah adanya Cloud Computing atau komputasi awan. Komputasi awan membuat berbagai jenis pekerjaan menjadi lebih praktis dan menghemat biaya.

Secara tidak sadar, dalam melakukan aktivitas sehari-hari Anda telah menggunakan komputasi awan. Begitu dekatnya istilah komputasi awan dengan kehidupan Anda, namun apakah Anda memahami pengertian dan cara kerja dari komputasi awan? Bagi seorang pemula, sangat cocok untuk mempelajari komputasi awan secara lengkap seperti penjelasan di bawah ini.

Sejarah Cloud Computing

Sebelum menjadi komputasi awan yang masif pada era ini, komputasi awan telah mengalami berbagai perubahan dan evolusi secara bertahap. Fenomena komputasi awan menjadi populer dalam dunia IT akibat beberapa fenomena pendukung yang terjadi lebih awal seperti Grid Computing, Virtualisasi, Application Service Provision (ASP), dan Software as a Service (SaaS).

Konsep komputasi awan pertama kali muncul pada tahun 1960an ketika para ilmuwan ingin menyatukan berbagai sumber PC menjadi satu dalam jaringan bersifat global. Hingga pada tahun 1999, terjadi perubahan yang signifikan pada komputasi awan akibat adanya storage.salesforce.com sebagai pencetus aplikasi perusahaan pertama yang berjalan menggunakan internet.

Hingga tahun 2006, Amazon menggunakan teknologi Elastic Compute Cloud untuk mengembangkan situsnya hingga bisa beberapa perusahaan kecil atau besar dapat menyewa server atau komputer Amazon yang digunakan untuk menjalankan aplikasi dari setiap perusahaan besar atau kecil miliki. Dua fenomena ini menjadi batu loncatan yang cukup besar bagi perkembangan komputasi awan.

Setelah memahami perjalanan sejarah komputasi awan, Anda bisa mempelajari lebih lengkap mengenai komputasi awan mulai dari definisi, karakteristik, kelebihan, fungsi, cara kerja, hingga berbagai layanan komputasi awan yang tersedia saat ini.

Apa itu Cloud Computing

Cloud computing adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan jaringan komunikasi skala besar melalui komputer. Komputasi awan sendiri terdiri dari dua kata yaitu cloud yang didefinisikan sebagai jaringan global internet dan computing sebagai perangkat keras berupa komputer.

Komputasi awan adalah proses olah data komputasi menggunakan jaringan internet agar proses olah data dapat berlangsung pada waktu yang sama dan transparan. Komputasi awan menempatkan internet sebagai server jaringan bersama untuk mengelola data dan aplikasi para penggunanya.

Dengan menjadikan internet sebagai server jaringan bersama, Anda tidak perlu lagi melakukan instalasi aplikasi terlebih dahulu. Cukup dengan memanggil data yang terdapat pada server, maka Anda telah bisa mengakses dan mendapatkan informasi yang Anda perlukan. Data komputasi yang diolah bisa berupa CPU, RAM, Network Speeds, Software, OS, atau Storage.

Pengertian Cloud Computing menurut Para Ahli

Setelah Anda mengetahui definisi dari komputasi awan, beberapa ahli juga berupaya untuk mendefinisikan komputasi awan sehingga komputasi awan dapat dipahami secara menyeluruh dan mudah bagi semua orang. Berikut ini definisi komputasi awan dari beberapa ahli.

Bradshaw dan Kawan-Kawan tahun 2010

Pengertian pertama muncul dari Bradshaw dan kawan-kawan dalam jurnal Komputasi Awan tahun 2010. Bradshaw menjelaskan bahwa komputasi awan adalah model pengembangan, penyebaran, dan penyampaian informasi yang memberikan kemungkinan adanya pengiriman produk, layanan, dan solusi secara langsung melalui internet.

Menurut Bradshaw, Cloud atau awan adalah metafora yang digunakan untuk menjelaskan internet. Karena Bradshaw melihat kesamaan karakter antara internet dan awan sebagai diagram jaringan yang tersebar di berbagai wilayah dan saling terhubung. Teknologi awan memungkinkan para pengguna mengakses data di mana saja dan kapan saja.

Laudon dan Loudon tahun 2015

Pengertian kedua keluar dari Laudon dan Loudon pada tahun 2015 yang menjelaskan jika komputasi awan adalah sebuah model komputasi yang terdiri dari aktivitas pemrosesan, penyimpanan, perangkat lunak dan layanan lainnya disediakan dalam bentuk virtual terpadu dalam suatu jaringan internet global.

Karakteristik Cloud Computing

Tidak semua server pusat bisa disebut sebagai komputasi awan. Terdapat beberapa karakteristik yang membedakan sebuah sistem komputasi awan dengan sistem server terpusat. Menurut National Institute of Standards and Technology (NIST), terdapat 5 karakteristik yang membedakan komputasi awan dengan teknologi server terpusat.

Broad Network Access (BNA)

Salah satu karakteristik pertama sebuah komputasi awan adalah kemudahan akses dan jaringan yang luas. Sebuah komputasi awan dapat diakses oleh berbagai perangkat seperti tablet, smartphone, laptop dan sebagainya. Salah satu contoh Broad Network Access adalah Facebook dan Twitter.

Resource Pooling

Karakteristik kedua dari komputasi awan adalah Resource Pooling. Resource Pooling memberikan layanan Cloud kepada berbagai pelanggan dan bersifat dinamis tergantung kebutuhan dari para pelanggannya. Salah satu contoh adalah Google yang menjadi penyedia ratusan ribu server di seluruh dunia.

On-Demand Self Service

Karakteristik ketiga dari komputasi awan adalah On-Demand Self Service. Karakteristik ini memberikan keleluasaan kepada para pengguna untuk mengatur sendiri layanan yang ingin digunakan berdasarkan kebutuhannya tanpa harus berinteraksi secara langsung dengan penyedia layanan jasanya. Contohnya adalah Gmail dan sejenisnya.

Measured Service

Karakteristik keempat adalah Measured Service. Measured Service memungkinkan adanya layanan monitoring dan optimalisasi penggunaan sumber daya layanan yang sedang digunakan pengguna seperti tempat penyimpanan, pemrosesan data, bandwidth, dan masa akun yang aktif.

Sehingga para pengguna dapat mengetahui seberapa besar media penyimpanan yang telah digunakan. Salah satu contohnya adalah Dropbox.

Rapid Elasticity

Karakteristik terakhir dari komputasi awan adalah Rapid Elasticity atau fleksibilitas kapasitas layanan. Seorang pengguna dapat dengan mudah meminta untuk menaikkan atau menurunkan kapasitas layanan sesuai kebutuhan para penggunanya. Sehingga layanan komputasi awan bisa menyesuaikan dengan para penggunanya.

Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computing

Meskipun teknologi komputasi awan menjadi salah satu teknologi yang banyak digunakan oleh banyak orang, namun teknologi komputasi awan memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut ini kelebihan dan kekurangan dari teknologi komputasi awan yang harus Anda tahu.

Kelebihan Cloud Computing

  • Mudah diakses di mana saja dan kapan saja tanpa harus berada di depan server. Cukup terhubung dengan internet, Anda bisa menggunakan layanan komputasi awan.
  • Harga sewa layanan yang lebih dibandingkan dengan pembelian perangkat keras dan lunak untuk membangun server dan media penyimpanan sendiri
  • Hemat biaya perbaikan dan pemeliharaan dikarenakan semua perbaikan dan pemeliharaan pada server dilakukan oleh penyedia layanan komputasi awan
  • Fleksibelitas yang tinggi dikarenakan Anda bisa menambah kapasitas media penyimpanan secara dinamis tergantung kebutuhan dan berkas yang Anda miliki
  • Ketersediaan data yang selalu ada. Anda tidak perlu khawatir terhadap data yang Anda simpan di komputasi awan dikarenakan penyedia layanan komputasi awan telah menjamin ketersediaan listrik, pendingin, dan fasilitas lainnya sehingga Anda bisa mengakses data Anda selama 24 jam penuh tanpa gangguan
  • Skalabilitas yang baik terutama untuk pengurangan dan penambahan jumlah penyimpanan yang dibutuhkan. Anda bisa dengan mudah mengatur jumlah media penyimpanan yang Anda butuh kan tanpa harus bertemu secara langsung dengan penyedia layanan komputasi awan.
  • Keamanan data yang tinggi dikarenakan penyedia layanan komputasi awan harus memiliki sertifikat dan lolos standar yang telah ditentukan.

Kekurangan Cloud Computing

  • Sangat bergantung terhadap konektivitas internet. Anda tidak bisa menggunakan layanan komputasi awan jika Anda tidak bisa terhubung dengan internet. Sehingga Anda tidak bisa mengakses layanan komputasi awan.
  • Pintar dalam memilih penyedia layanan komputasi awan. Dengan menggunakan layanan komputasi awan, maka Anda percaya seluruh keamanan dan kerahasiaan data Anda pada sistem komputasi awan. Sehingga Anda harus mencari penyedia komputasi awan yang lolos uji standar dan dapat dipertanggung jawabkan.
  • Data mobility yang tidak jelas. Ketika Anda ingin mengakhiri penggunaan layanan komputasi awan, maka kemungkinan share data dan cara memperoleh data user sangat rawan bagi user dikarenakan data tersebut telah berada pada penyedia komputasi awan.

Fungsi Cloud Computing

Dalam menjalankan berbagai layanan yang diminta oleh pengguna, terdapat beberapa fungsi penting komputasi awan dalam jaringan komunikasi. Berikut ini fungsi komputasi awan selama proses komunikasi data.

Server Pusat berbagai Data

Dikarenakan pada jaringan komunikasi terdapat berbagai pertukaran informasi dan layanan yang dibutuhkan oleh pengguna, komputasi awan berfungsi sebagai server pusat berbagai data. Semua pengguna yang menggunakan komputasi awan akan meletakkan data mereka pada server pusat yang disediakan oleh penyedia komputasi awan.

Sehingga setiap data yang akan digunakan akan dipanggil melalui server pusat. Kelebihan server pusat adalah data yang disimpan menjadi lebih aman dan tidak membutuhkan perangkat keras untuk membangun server tersebut. Cukup menyewa jasa dan Anda dapat menikmati layanan server pusat komputasi awan.

Virtual Service berbagai Permintaan

Fungsi kedua dari komputasi awan adalah virtual service berbagai permintaan pengguna. Dikarenakan para pengguna tidak perlu membangun perangkat keras secara fisik atau melakukan pembelian perangkat lunak bersama lisensinya, komputasi awan menjadi layanan virtual yang bisa digunakan.

Selain menghemat biaya pembelian, biaya perawatan, dan pemeliharaan, komputasi awan dapat diakses kapan saja dan sangat fleksibel untuk melakukan penambahan atau pengurangan kapasitas media penyimpanan. Sehingga menggunakan komputasi awan sangat mudah dan cepat.

Jenis Cloud Computing

Jenis Cloud Computing
https://marked-up.blog/

Terdapat beberapa jenis komputasi awan yang bisa Anda pelajari mulai dari Public Cloud, Private Cloud, dan Hybrid Cloud. Setiap jenis Cloud ini memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Berikut penjelasan lengkap jenis komputasi awan.

Public Cloud

Jenis komputasi awan yang pertama adalah Public Cloud. Public Cloud adalah layanan cloud yang diperuntukkan kepada masyarakat umum. Untuk menggunakan layanan cloud ini, Anda cukup mendaftar secara gratis dan dapat menggunakan secara langsung. Terdapat dua jenis public cloud yaitu gratis dan berbayar.

Public cloud yang tergolong gratis seperti Windows Lie Mail, GoogleMail, Facebook, Twitter, dan sebagainya. Untuk Public cloud berbayar seperti SalesForce, Office 365, Windows Azure, Amazon EC2.

Keuntungan dari menggunakan public cloud ini adalah tidak perlu melakukan investasi perangkat keras dan lunak, terutama untuk merawat serta membangun platform atau aplikasi. Anda bisa menggunakan layanannya secara gratis atau bayar sebanyak pemakaian yang dilakukan.

Kekurangan dari public cloud adalah sangat bergantung terhadap kualitas internet yang Anda gunakan. Jika Anda memiliki kualitas internet yang buruk, maka Anda sangat sulit mengakses Public cloud. Selain itu, keamanan data yang ada di public cloud tidak terjamin secara baik.

Private Cloud

Jenis komputasi awan kedua adalah Private Cloud. Private Cloud adalah layanan cloud yang diperuntukkan bagi organisasi atau para pelaku usaha. Dalam organisasi, biasanya tim IT akan menjadi penyedia layanan dan departemen lainnya sebagai pengguna layanan.

Beberapa contoh penyedia layanan komputasi awan jenis Private cloud seperti Sharepoint untuk kategori SaaS, Web Server + Framework + Database untuk PaaS, dan Virtual Machine yang dikustomisasi sesuai permintaan untuk jenis IaaS.

Keuntungan menggunakan private cloud adalah keamanan data yang tinggi dikarenakan dikelola sendiri. Menghemat bandwidth dikarenakan akses data tidak menggunakan jaringan internet keluar, dan proses bisnis tidak bergantung terhadap koneksi internet dikarenakan menggunakan internet lokal.

Kekurangan dari private cloud adalah investasi yang cukup besar dikarenakan Anda harus membeli beberapa perangkat dan software yang akan digunakan untuk membangun private cloud Anda.

Hybrid Cloud

Jenis komputasi awan ketiga adalah gabungan antara public cloud dan private cloud. Hybrid cloud adalah layanan yang bisa digunakan untuk memilah dan milih proses bisnis yang dapat dipindahkan pada private cloud dan public cloud.

Salah satu contoh layanan hybrid cloud adalah penggunaan Microsoft Azure sebagai rumah untuk aplikasi yang akan dibuat oleh suatu usaha. Namun karena adanya undang-undang, kerahasiaan data pengguna disimpan melalui private cloud.

Keuntungan dari penggunaan hybrid cloud adalah keamanan data yang terjamin lebih baik terutama untuk data para pengguna serta kemudahan untuk pengelolaan data. Selain itu, Anda juga bisa memilih bisnis tertentu yang bisa dimasukkan ke dalam private cloud atau public cloud.

Kekurangan dari hybrid cloud adalah perlu adanya integrasi antara private cloud dan public cloud serta infrastruktur internet pendukung harus dipikirkan secara matang agar konektivitas data tidak menjadi hambatan ketika sedang beroperasi.

Cara Kerja Cloud Computing

Cara kerja cloud computing
https://www.fastmetrics.com/

Teknologi komputasi awan membutuhkan internet sekaligus menjadikan internet sebagai pusat server komunikasi dalam pengelolaan data. Sehingga seorang pengguna membutuhkan username dan password untuk masuk ke dalam sistem agar mendapatkan akses untuk menjalankan program atau aplikasi tertentu tanpa harus melakukan instalasi terlebih dahulu.

Dikarenakan tidak adanya proses instalasi di awal, maka penyimpanan data dilakukan secara virtual sehingga beban penyimpanan data tidak berdampak terhadap penggunaan memori pada komputer. Perintah yang dimasukkan ke dalam aplikasi kemudian akan dilanjutkan kepada server aplikasi untuk diolah.

Perintah yang diterima oleh server aplikasi kemudian akan diolah dan diproses sehingga para pengguna akan menerima halaman yang telah diperbaharui sesuai perintah yang masuk ke dalam server aplikasi. Salah satu contoh penggunaan dari komputasi awan adalah Yahoo, PDF Gmail, dan Google Drive.

Umpan balik dari perintah yang diberikan dalam penggunaan aplikasi akan secara langsung terintegrasi bersama sistem komputasi awan yang ada di komputer. Seorang pengguna hanya memerlukan jaringan internet untuk memberikan perintah sekaligus menjalankan aplikasi tanpa harus melakukan instalasi terlebih dahulu.

Manfaat Cloud Computing

Dalam usaha skala besar atau kecil yang menggunakan banyak komputer untuk menjalankan kegiatannya, biasanya memiliki kendala terutama dalam pengadaan komputer dikarenakan kebutuhan akan media penyimpanan menjadi lebih besar dan menjadi prioritas. Penambahan komputer baru tentu saja akan menambah beban pengeluaran usaha.

Pada bisnis yang menggunakan teknologi berkapasitas tinggi, penambahan komputer atau media penyimpanan akan berdampak buruk pada keuangan. Sehingga solusi yang tepat untuk permasalahan ini adalah komputasi awan yang lebih fleksibel, murah, dan bagus. Penyimpanan pada komputasi awan lebih efisien untuk sektor bisnis.

Teknologi komputasi awan dapat mengurangi tingkat pemesanan perangkat keras dan lunak pada sektor bisnis. Selain itu, penggunaan komputasi awan dapat mengurangi proses maintenance terutama pada perangkat keras. Berikut ini beberapa manfaat yang bisa dirasakan ketika menggunakan komputasi awan.

Penyimpanan Terpusat pada Server Cloud

Manfaat pertama yang bisa Anda rasakan adalah penyimpanan data terpusat pada server cloud. Anda tidak perlu membeli perangkat keras untuk menambah kapasitas data Anda dikarenakan teknologi Cloud virtualisasi akan memberikan ruang virtual untuk data Anda.

Keamanan Data yang Lebih Baik

Salah satu keunggulan teknologi Cloud adalah adanya jaminan data sehingga tidak mudah rusak. Para penyedia layanan komputasi awan akan menyediakan berbagai platform teknologi dan jaminan ISO untuk menjaga keamanan data Anda sehingga Anda tidak perlu khawatir terhadap data Anda.

Lebih Murah dan Tahan Lama

Salah satu aspek penting dalam penyimpanan data adalah media penyimpanan. Pada teknologi komputasi awan, Anda tidak memerlukan media penyimpanan fisik seperti Hard disk dan sejenisnya. Biaya sewa teknologi komputasi awan lebih murah dibandingkan membeli media penyimpanan fisik.

Minim Maintenance dan Mudah Digunakan

Keunggulan lainnya adalah mudah digunakan dan minim maintenance. Teknologi komputasi awan hanya memerlukan pengetahuan pengguna untuk menjalankan tampilan tatap muka komputasi awan. Selain itu, dikarenakan tidak menggunakan teknologi fisik, tim IT Anda bisa mengurangi biaya dan waktu untuk maintenance sistem.

Seberapa Penting Cloud Computing bagi Kita

Istilah komputasi awan memang asing bagi sebagian besar masyarakat dikarenakan istilah ini jarang digunakan di tengah masyarakat. Namun hingga saat ini, sebagian besar masyarakat telah menggunakan layanan komputasi awan seperti Gmail. Penggunaan Gmail sebagai layanan komputasi awan tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat.

Selain masyarakat, komputasi awan juga memberikan dampak yang begitu besar untuk pelaku usaha. Terutama biaya sewa server yang pada masa terdahulu menggunakan perangkat keras pribadi untuk membuat server. Pada masa ini, para pelaku usaha cukup menyewa server dan bisa menggunakannya secara virtual sesuai kebutuhan para pelaku usaha.

Berikut ini beberapa manfaat penting komputasi awan bagi perusahaan:

  • Fleksibilitas layanan data. Menurut survei yang pernah dilakukan KPMG terhadap 500 eksekutif, 42% menyatakan bahwa fleksibilitas adalah faktor penting dalam menggunakan komputasi awan. Fleksibilitas akses data yang diberikan komputasi awan menjadi sangat penting untuk pelaku usaha
  • Tabungan dan investasi biaya dikarenakan Anda tidak perlu lagi membeli perangkat keras di awal untuk membangun server. Sehingga keberadaan komputasi awan sangat penting untuk membangun usaha Anda
  • Pemeliharaan dan perbaikan menjadi lebih jarang dikarenakan Anda cukup menggunakan layanan komputasi awan. Untuk pemeliharaan dan perbaikan dilakukan oleh penyedia layanan komputasi awan.

Contoh Cloud Computing

Dengan meningkatnya pengguna smartphone dan perangkat lainnya, salah satu contoh komputasi awan yaitu Cloud Storage mulai berkembang pesat. Berikut ini beberapa contoh komputasi awan yang bisa Anda gunakan untuk aktivitas sehari-hari.

  1. DropBox
    Salah satu contoh komputasi awan yang bisa Anda gunakan adalah Dropbox. Dropbox bisa diakses di mana saja dan kapan saja melalui perangkat apapun. Untuk menggunakannya cukup mudah yaitu dengan cara mendaftar melalui situs DropBox. Anda akan secara langsung tersinkronisasi otomatis dengan perangkat Anda.

    Kuota yang diberikan oleh Dropbox adalah 2 GB. Anda bisa memperbesar kapasitas ini dengan cara membeli layanan yang ditawarkan oleh Dropbox. Dropbox adalah salah satu contoh dari penerapan SaaS.
  2. Google Drive
    Google Drive adalah layanan integrasi yang diberikan oleh Google ketika Anda mendaftar untuk mendapatkan fasilitas Gmail. Anda akan secara otomatis akan mendapatkan kapasitas penyimpanan sebesar 15 GB. Anda juga bisa melakukan sinkronisasi antara perangkat mobile Anda dengan perangkat web Anda.
  3. Microsoft SkyDrive
    Salah satu contoh layanan komputasi awan adalah Microsoft Skydrive. Microsoft Skydrive mirip seperti Dropbox atau Google Drive, namun keuntungan Microsoft SkyDrive adalah Anda bisa membaca semua berkas Microsoft Office secara online dan dapat melakukan perubahan pada berkas tersebut.

Beberapa contoh komputasi awan tidak hanya SaaS seperti contoh di atas, terdapat beberapa contoh lain dari komputasi awan yang berhubungan dengan PaaS dan IaaS. Apapun contoh komputasi awan yang ingin Anda gunakan harus disesuaikan dengan kebutuhan yang Anda ingin penuhi.

Layanan Cloud Computing

Layanan komputasi awan tidak hanya satu dan terdapat 3 jenis layanan yang bisa Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda yaitu layanan Software as a Service (SaaS), Platform as a Service (Paas), dan layanan Insfrastructure as a Service (IaaS).

Layanan Software as a Service (SaaS)

Layanan pertama yang tersedia dalam komputasi awan adalah Software as a Service (SaaS). Layanan ini memungkinkan para pengguna komputasi awan untuk menggunakan aplikasi yang disediakan secara langsung tanpa instalasi. Para pengguna cukup terhubung ke internet untuk menggunakannya.

Beberapa contoh layanan SaaS adalah Gmail, Google+, dan Google Apps. Keuntungan menggunakan SaaS adalah para pengguna tidak perlu membeli lisensi untuk menggunakan aplikasi tersebut secara bebas. Selain itu, Anda tidak perlu mengeluarkan investasi awal yang mahal seperti pembelian perangkat lunak.

Layanan Platform as a Service (PaaS)

Layanan kedua yang tersedia dalam teknologi komputasi awan adalah Platform as a Service (PaaS). Layanan ini memudahkan pengguna untuk membangun aplikasi dari virtualisasi perangkat keras, pengurangandata, dan ketersediaan yang tinggi. Aplikasi yang telah dibuat dapat secara langsung diluncurkan menuju internet.

Salah satu keunggulan dari PaaS adalah tidak adanya pemeliharaan dari platform yang digunakan. Semua pemeliharaan dilakukan oleh penyedia jasa layanan komputasi awan. Salah satu penyedia layanan PaaS adalah Google AppEngine, Microsoft Azura, dan SalesForce.com.

Layanan Infrastructure as a Service (IaaS)

Layanan ketiga yang tersedia dalam komputasi awan adalah Infrastructure as a Service (IaaS). Layanan ini memungkinkan para pengguna untuk mengatur server, media penyimpanan, bandwidth, virtualisasi, dan konfigurasi lainnya. Para pengguna tidak perlu membeli komputer atau perangkat keras secara fisik.

Sehingga para pengguna menjadi lebih hemat biaya, maintenance lebih mudah, dan tidak perlu memikirkan masa aktif dari perangkat fisik yang digunakan. Sehingga ketika media penyimpanan tiba-tiba penuh, Anda bisa segera menambahnya. Salah satu penyedia layanan IaaS adalah Amazon EC2, TelkomCloud, BizNetCloud.

Cloud Computing Terbaik

Setelah Anda mengetahui berbagai jenis, keuntungan dan kekurangan, serta pertimbangan dalam memilih komputasi awan. Berikut ini beberapa komputasi awan terbaik dunia yang bisa Anda gunakan untuk aktivitas sehari-hari atau aktivitas bisnis Anda.

Amazon Web Services (AWS)

Komputasi awan pertama yang bisa Anda gunakan adalah Amazon Web Services (AWS). AWS adalah salah satu platform cloud generasi pertama yang telah mengalami banyak perubahan dan perkembangan. Sebagian besar start-up dunia menggunakan layanan AWS dikarenakan layanannya yang berkualitas dan terbaik.

Terdapat 5 layanan yang diberikan oleh AWS yaitu layanan komputasi seperti Amazon EC2, Layanan penyimpanan seperti AWS Storage Gateway atau Amazon CloudFront, Layanan Basis Data seperti Amazon SimpleDB, Layanan Jaringan seperti VPC dan Amazon Route 53, dan layanan aplikasi seperti CloudSearch.

Amazon Web Services juga memberikan layanan berupa bantuan Cloud sebesar 5000 dolar bagi usaha bisnis yang berbasis internet. Sehingga Anda bisa memanfaatkan layanan tersebut untuk mencoba dan memperluas usaha Anda melalui layanan Amazon Web Services.

Google Cloud

Komputasi awan kedua yang bisa Anda gunakan adalah Google Cloud Platform (GCP). GCP menyediakan berbagai layanan seperti di bawah ini.

  • Google Compute Engine, salah satu layanan IaaS yang diberikan oleh Google bagi para pengguna virtual machine
  • Google App Engine, salah satu layanan PaaS yang diberikan google untuk pengembang software serta pengembang software bisa menggunakan Software Developer Kit (SDK) pribadi
  • Google Cloud Storage, salah satu platform cloud storage yang dapat menyimpan data secara besar dan tidak terstruktur. Beberapa layanan data yang juga bisa disimpan seperti NoSQP non-relational, Cloud SQL untuk MySQL, dan Cloud Bigtable.
  • Google Container Engine, salah satu sistem manajemen dan pengukuran untuk docker container yang dijalankan pada Google Public Cloud dan berbasis engine Google Kubernetes

Google Cloud Platform juga bersaing dalam hal pemrosesan dan analisa data melalui produknya yaitu Google BigQuery yang difokuskan pada SQL dan Google Cloud Dataflow untuk analisa, ETL, dan real-time computational projects. Google Cloud Platform juga mencakup Google Cloud Dataproc yang fokus pada Apache Spark dan Hadoop.

Microsoft Azure

Meskipun Microsoft tergolong lambat dibandingkan Google dan Amazon, namun Microsoft tidak mau ketinggalan dalam komputasi awan. Microsoft meluncurkan Microsoft Azure sebagai PaaS. Melalui Microsoft Azure, Anda bisa membuat aplikasi melalui cloud baik web application, cloud service, atau aplikasi yang berjalan dalam virtual machine.

Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh Microsoft Azure adalah kemampuan Microsoft Azure untuk menjalankan aplikasi dan berbagai jenis teknologi serta platform seperti .NET, JAWA, dan PHP. Microsoft Azure menggunakan teknologi REST sehingga proses komunikasi antar aplikasi dapat menggunakan protokol HTTP.

Hal yang paling diunggulkan dari Microsoft Azure adalah fitur Geo-Aware. Pada saat pengguna menggunakan Microsoft Azure dan mengembangkan aplikasi, pengguna dapat memilih data center yang paling dekat dengan pengguna sehingga tingkat konektivitas menjadi lebih tinggi.

IBM Cloud

Jika Anda mencari komputasi awan yang dapat mengelompokkan data Anda berdasarkan kategori tertentu maka Anda bisa menggunakan IBM Cloud. IBM Cloud adalah platform yang bisa digunakan untuk analisa data dengan pengelolaan internal sehingga dapat menyederhanakan, menyatukan, mengatur, dan mempercepat nilai data science dan AI.

IBM Cloud memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan komputasi awan lainnya yaitu

  • Platform Tunggal dan Terpadu yang dapat mempercepat waktu untuk menilai hasil data yang telah diintegrasikan dengan manajemen data serta tata kelola data. Sehingga efisiensi menjadi lebih besar dan terjadi peningkatan penggunaan sumber daya.
  • Pengelolaa data bawaan yang lebih rapi sehingga secara efisien IBM Cloud dapat menanggapi perubahan peraturan dengan kemampuan tata kelola data yang sangat baik termasuk di dalamnya penemuan dan klasifikasi data otomatis, penyembunyian data sensitif, zona data, dan manajemen siklus hidup data
  • Cloud-native agility yang mempercepat pengembangan dan penyebaran aplikasi pada platform IBM Cloud.
  • Akselerator industri yang dapat menyesuaikan dengan alur kerja data dengan kebutuhan pribadi Anda
  • Virtualisasi terdepan untuk data industri dengan cara mengumpulkan data lebih mudah dan aman dari berbagai sumber.
  • Sudah siap dengan teknologi AI yang dapat memberikan wawasan dan keputusan yang akurat dan otomatis dari data Anda
  • API dan ekosistem yang dapat diperluas untuk berbagai sektor industri seperti keuangan, asuransi, dan sejenisnya
  • Kecerdasan berkelanjutan dengan aplikasi streaming real-time dan memberikan informasi berkelanjutan untuk bisnis Anda.

Alibaba Cloud

Salah satu layanan komputasi awan terbaik adalah Alibaba Cloud. Keuntungan menggunakan Alibaba cloud adalah tanpa adanya batasan cloud. Anda bisa mengurangi latensi dengan menggunakan 14 pusat data alibaba di seluruh dunia.

Selain itu, perlindungan data Anda sangat baik dikarenakan Alibaba Cloud telah memenuhi sertifikasi internasional tingkat tinggi untuk menjamin keamanan data para penggunannya. Selain itu, Alibaba Cloud juga memiliki teknologi yang mampu menyortir data lebih baik, anti-DDoS, dan pemrosesan transaksi per detik.

Oracle Cloud

Salah satu komputasi awan terbaik adalah Oracle Cloud Platfrom. Oracle Cloud Platform memiliki lebih dari 24 layanan Cloud dengan berbagai layanan seperti SaaS, PaaS, dan IaaS yang paling luas dan mendalam di seluruh dunia. Beberapa layanan yang disediakan oleh Oracle Cloud adalah Oracle Database Cloud – Exadata.

Oracle Cloud Platfrom dapat membantu para pengguna Oracle untuk membangun aplikasi baru, mengembangkan dan memperluas aplikasi yang telah dibuat sebelumnya, dan mudah memindahkan beban kerja on-premise ke cloud tanpa mengubah aplikasi. Selain itu, para pengguna dapat memanfaatkan middleware dan perangkat lunak Oracle.

Beberapa pelanggan yang telah menggunakan Oracle Cloud Platform adalah Australian Finance Group, Avaya, dan CClaix. Oracle Cloud Platform juga menyediakan layanan Database Cloud, Jawa Cloud, Documents Cloud, Business Intelligence, dan Database Backup Service.

Seberapa Penting Cloud Computing bagi Kita

Keunggulan yang ditawarkan oleh komputasi awan bagi industri tentu saja menjadi tolak ukur bagaimana industri melihat dan menggunakan komputasi awan sebagai salah satu alat penunjang bisnis. Dengan adanya komputasi awan, berbagai industri tidak memerlukan biaya investasi yang besar di awa.

Dengan menyewa berbagai layanan yang diberikan oleh penyedia layanan komputasi awan akan membantu Anda untuk membangun bisnis Anda menjadi lebih baik tanpa harus khawatir terhadap banyak hal. Dengan kehadiran komputasi awan, media penyimpanan dan pengembangan aplikasi menjadi lebih baik dan lebih cepat.

Penutup

Setelah mempelajari secara menyeluruh mengenai komputasi awan di atas, bagi Anda yang masih pemula, Anda bisa mencoba salah satu layanan sederhana seperti SaaS yaitu Gmail. Setelah Anda yakin dengan layanan dan memahami secara menyeluruh, Anda bisa mencoba untuk menggunakan layanan komputasi awan yang lain.

Penikmat senja yang hanya ingin berbagi ilmu pengetahuan

Leave a Comment