Abstrak

Pengertian Abstrak

Abstrak apa itu? Jika kita membahas tentang pengertian abstrak, maka kita akan membahas juga tentang karya tulis ilmiah. Pengertian abstrak dalam karya ilmiah merupakan suatu rangkuman atau ringkasan isi dari suatu karya tulis ilmiah dimana tujuannya adalah untuk memudahkan pembaca dalam memahami maksud penulisan dari karya tulis tersebut.

Abstrak sangat penting dalam dunia pendidikan. Penggunaan abstrak dalam dunia pendidikan digunakan oleh sebuah lembaga sebagai informasi yang terdapat pada halaman awal ketika penulisan suatu penelitian akan dibuat.

Mengenai struktur dalam penulisan abstrak sendiri memiliki perbedaan antara yang satu dengan yang laninya. Semisal penulisan abstrak pada Universitas A tidak menutup kemungkinan akan berbeda dengan Universitas B. Namun secara garis besar kaidah penulisannya sama. Abstrak dalam karya tulis ilmiah pun memiliki beberapa ciri. Apa sajakah ciri – cirinya? Disini kita akan bahas untuk Anda!

Ciri – Ciri Abstrak dalam Karya Tulis Ilmiah

Setelah kita membahas tentang pengertian abstrak dalam karya ilmiah, kita akan membahas tentang ciri – cirinya. Adapun ciri – ciri dari abstrak didalam penulisan karya tulis ilmiah diantaranya :

  • Didalam penulisan abstrak, terdapat beberapa paragraf yang terkait satu dengan yang lain atau bisa dikatakan sebagai suatu kesatuan yang dapat berdiri sendiri.
  • Aturan penulisannya mengikuti kronologis dari tulisan pembahasan
  • Terdapat transisi secara logika yang terkait antar informasi yang disampaikan satu dengan yang lain
  • Hanya meringkas laporan penelitian yang dilakukan, namun tidak menambahkan informasi baru terlebih yang tidak berkaitan dengan laporan yang dibuat
  • Abstrak harus mudah dimengerti dan dipahami oleh pembaca yang dituju karena sifatnya adalah ringkasan

Hal-Hal Yang Perlu Di Perhatikan Dalam Penulisan Abstrak

Dalam penulisan abstrak, terdapat beberapa hal yang penting untuk diperhatikan, diantaranya :

Struktur paragraph

Abstrak pada sebuah karya tulis ilmiah harus ditulis didalam sebuah paragraf yang didalamnya memberikan penjelasan tentang isi dari suatu pembahasan secara singkat dan jelas sehingga pembaca akan mudah mengerti atas apa yang disampaikan.

Dalam penulisan abstrak, kalimat pertama dibuat agak ke dalam, namun semua itu bukan hal yang paten karena masing – masing lembaga pendidikan memiliki standar sendiri dalam penulisan abstrak.

Jumlah kata

Bicara soal jumlah kata, pada berbagai macam contoh abstrak skripsi, karya ilmiah, dan lain – lain kebanyakan menggunakan jumlah kata ideal. Yang dimaksud jumlah kata ideal tersebut adalah terdiri atas 150 sampai dengan 200 kata dalam satu paragraf.

Akan tetapi pada karya tulis ilmiah seperti skripsi dan tesis, jumlah tersebut tidak bersifat mutlak dan mengikat. Pada karya tulis seperti skripsi dan tesis, jumlah kata pada satu paragraf tergantung arahan pembimbing masing – masing kampus.

Isi paragraf

Pada penyusunan abstrak, setiap paragraf pada abstrak akan menjelaskan tentang suatu pembahasan dimana biasanya mengedepankan empat bagian empris yang terdiri atas :

  • Pada paragraf pertama, pembahasan akan difokuskan pada identifikasi penelitian secara singkat. Hal tersebut dimaksudkan supaya pembaca paham tentang apa yang akan menjadi bahan penelitian yang dilakukan oleh penulis karya ilmiah. Di bagian paragraf pertama ini biasanya terkandung judul karya tulis ilmiah yang harus padat, jelas dan transparan.
  • Pada paragraf kedua, Anda perlu memberikan gambaran yang jelas tentang penelitian yang dilakukan. Hal tersebut penting dalam pemberian jawaban atas permasalahan yang akan diteliti. Pada paragraf kedua ini biasanya berisi tentang berbagai macam metode penelitian yang digunakan disertai teknik pengumpulan data yang digunakan. Metodenya seperti metode kualitatif dengan metode pendekatan yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan datanya pun dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan studi pustaka.
  • Lanjut di paragraf ketiga, penulis akan memaparkan dan menjelaskan temuannya tentang permasalahan kepada setiap pembaca. Biasanya hanya masalahnya saja yang dibahas, tanpa mengungkapkan tentang pembahasan yang dilakukan.
  • Terakhir di paragraf keempat, pada bagian ini penulis akan menjelaskan tentang saran mengenai pemecahan masalah yang sedang diteliti tanpa memberikan pembahasan dalam uraian yang cukup panjang.

Cara Membuat Abstrak

Sebagai bagian penting dari sebuah karya tulis ilmiah, penulisan abstrak tidak boleh sembarangan. Cara membuat abstrak harus tepat dan sesuai dengan kaidah yang diharuskan. Adapun kaidah – kaidah dalam tata cara pembuatan abstrak terdiri atas :

Latar belakang

Ketika akan membuat suatu abstrak, kaidah pertama yang perlu diperhatikan adalah memasukkan latar belakang dari setiap permasalahan yang dihadapi oleh peneliti. Dengan adanya latar belakang ini, solusi untuk setiap masalah akan diberikan.

Metode atau pendekatan masalah

Selanjutnya ada yang namanya metode atau pendekatan masalah. Metode atau pendekatan masalah merupakan langkah lanjutan. Didalamnya dijabarkan secara detail, ringkas dan padat tentang jenis metode penelitian yang dilakukan dalam melakukan suatu penelitian.

Dengan begitu, peneliti akan mengetahui tentang seperti apa dan bagaimana cara serta langkah yang sesuai dengan permasalahan yang saat ini sedang dihadapi.

Hasil penelitian

Didalam hasil penelitian, dijabarkan hasil penelitian yang dilakukan dan menjadi kaidah yang perlu dijabarkan terkait dengan penelitian yang sedang dilakukan tersebut. Hal ini akan menjadi salah satu rujukan yang akan diperhatikan oleh pihak pembaca terkait dengan penelitian yang dilakukan terkait latar belakang yang dihadapi dengan cara memanfaatkan metode yang dipakai agar dapat menyelesaikan permasalahan yang diteliti.

Kesimpulan

Terakhir adalah kesimpulan. Part ini menjadi sangat penting dalam abstrak. Kesimpulan merupakan penutup didalam kaidah abstrak dan menjadi penentu suatu abstrak dibuka dan ditutup dengan cara yang baik atau tidak. Pada kesimpulan, bisa diketahui bahwa sebuah penelitian yang telah dilakukan apakah bisa menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi atau tidak.

Contoh Abstrak Skripsi, karya Ilmiah, dan lainnya

ABSTRAK

MENGGAGAS RAGI (YEAST) SEBAGAI ALTERNATIF ALAT KONTRASEPSI (KAJIAN TEORITIS TENTANG PEMANFAATAN RAGI SEBAGAI ALAT KONTRASEPSI UNTUK MENEKAN PERTUMBUHAN
PENDUDUK DI INDONESIA)

Oleh :

Nila Indriana Putri (NIS. 1681), Dewi Prayasanti (NIS. 1875),
I Made Anand Suryaputra (NIS. 1812), dan I Gede Eri Sastrawan, S. Pd
SMA Negeri 2 Negara

          Penulisan karya tulis ilmiah ini memiliki tujuan guna menginformasikan mengenai pemanfaatan ragi atau yeast sebagai alternatif alat kontrasepsi yang bertujuan untuk menekan pertumbuhan penduduk di Indonesia. Adapun yang menjadi latar belakang penulisan ini karena Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki jumlah penduduk terbesar di dunia. Ini terjadi dikarenakan jumlah kelahiran di Indonesia yang tidak dapat terkendali. Meskipun pemerintah telah mencanangkan sebuah Program Keluarga Berencana (KB) yang diaplikasikan dengan penggunaan alat kontrasepsi ternyata belum mampu mengatasi masalah yang terjadi. Jumlah kelahiran yang tidak dapat terkendali ini disebabkan karena banyaknya keluarga yang mengeluh tentang penggunaan alat kontrasepsi. Harga mahal, susah didapat dan tidak nyaman saat penggunaannya menjadi alasan bagi mereka yang tidak ingin menggunakan alat kontrasepsi sehingga jumlah kelahiran pun tidak dapat terkendali.

Ragi (Yeast) memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan menjadi alternatif alat kontrasepsi guna menekan pertumbuhan penduduk di Indonesia. Potensi ragi sebagai alternatif alat kontrasepsi ditinjau dari kadar alkohol yang diperoleh dari hasil fermentasi ragi yang dapat mempengaruhi kesuburan seseorang. Hal ini membantu untuk mencegah suatu kehamilan sehingga dapat membantu mengendalikan angka kelahiran. Ragi dapat menghambat proses produksi hormon estrogen sehingga tidak terjadi perkembangan ovum (telur). Ragi dapat mengurangi produksi hormon steroid, menghambat ovulasi, dan mengganggu perjalanan sperma melalui tuba fallopian sehingga tidak terjadi perkembangan ovum/sel telur. Penggunaan ragi sebagai alternatif alat kontrasepsi dapat dilakukan dengan mengolah ragi menjadi berbagai olahan makanan dan minuman sehari-hari.

Kata-kata kunci : ragi, alat kontrasepsi, pertumbuhan penduduk

Itulah tadi pembahasan tetang Abstrak mulai dari pengertiannya, ciri-ciri, hal yang perlu diperhatikan dalam penulisannya, cara membuatnya dengan baik dan benar, serta contohnya. Semoga artikel ini dapat membantu kamu dalam penulisan sebuah karya ilmiah yang sedang kamu kerjakan saat ini.

Penikmat senja yang hanya ingin berbagi ilmu pengetahuan

Leave a Comment